Halo Sobat! 👋
Saya Bang-Batik. Ada yang bisa saya bantu terkait wilayah Jakarta Barat?
Publikasi
Kelurahan Srengseng Edukasi 64 Siswa SDN 03 soal Bullying dan Pemilahan Sampah
Kelurahan Srengseng Edukasi 64 Siswa SDN 03 soal Bullying dan Pemilahan Sampah
Kelurahan Srengseng | JASMINE VELLA
13 Juli 2026
Kes. Masyarakat
7
Jajaran Kelurahan Srengseng bersama Peserta Didik SDN 03 Srengseng
Kelurahan Srengseng menggelar kegiatan edukasi untuk siswa SDN 03 Srengseng dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin, 13 Juli 2026. Acara bertujuan menanamkan pemahaman dini tentang bahaya bullying dan praktik pemilahan sampah yang mudah diterapkan di rumah dan sekolah.Kegiatan dihadiri 64 peserta, terdiri dari 32 anak kelas satu serta perwakilan kelas dua hingga enam. Acara dibuka oleh Lurah Kelurahan Srengseng, Tariswan, yang menekankan pentingnya membentuk lingkungan sekolah aman dan bersih sejak awal pendidikan dasar. "Kami ingin menanamkan sikap saling menghormati dan kebiasaan memilah sampah sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi warga yang peduli," ujar Tariswan.Sesi penyuluhan mengenai bullying disampaikan oleh Kepala Seksi Pemerintahan, Cynthia Esy Pauline. Dalam pemaparannya, Cynthia mengingatkan siswa untuk tidak merendahkan teman dan menjelaskan konsekuensi sosial serta administratif yang mungkin timbul jika perilaku tersebut terus berlangsung. Materi pemilahan sampah oleh Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan, Wahyu Dwi Suryanto, memberikan panduan praktis membedakan sampah organik dan anorganik serta cara menempatkannya pada tempat yang sesuai.Program disusun interaktif: siswa diajak berdiskusi, mengikuti demonstrasi singkat pemilahan sampah, dan bermain permainan edukatif yang memperkuat pesan kebersamaan dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Petugas kelurahan bersama tenaga pendidik menunjukkan contoh nyata sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan materi yang disampaikan.Kegiatan ini menjadi langkah awal Kelurahan Srengseng dalam memperkuat budaya anti-bullying dan pengelolaan sampah di tingkat sekolah dasar, dengan harapan pesan yang diberikan dapat berkelanjutan melalui peran aktif pendidik dan orang tua.