Kegiatan turut dihadiri oleh Kasi Kesra Kelurahan Palmerah beserta staf Kesra sebagai bagian dari koordinasi dan pendampingan pelaksanaan kegiatan di wilayah. Kehadiran unsur kelurahan diharapkan dapat memperkuat sinergi bersama kader dan masyarakat dalam upaya pencegahan DBD.
Koordinator Kader Jumantik RW 09 menyatakan kegiatan berjalan terencana dan mendapat respons baik dari warga. "Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama untuk menekan potensi kejadian DBD; pendekatan edukatif dan tindakan sederhana seperti menguras dan menutup penampungan air dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk," ujarnya, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Pelaksanaan PSN berlangsung lancar dan kondusif, diwarnai pemeriksaan langsung di sejumlah rumah tangga serta pendampingan teknis dari petugas kesehatan lingkungan puskesmas setempat. Kader dasawisma turut dilibatkan untuk mengkoordinasi kelompok-kelompok warga dan memastikan pesan-pesan pencegahan diteruskan ke tingkat RT/RW.
Sosialisasi difokuskan pada pengenalan titik-titik rawan di lingkungan permukiman, identifikasi wadah potensial, dan langkah praktis 3M Plus: menguras, menutup, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang dapat menampung air. Selain itu, petugas mengimbau warga untuk melaporkan potensi sarang nyamuk kepada aparat RW agar tindak lanjut dapat cepat dilakukan.
Kegiatan PSN di RW 009 juga menjadi ajang konsolidasi kader untuk menyusun jadwal pemantauan berkala serta meningkatkan kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan. Penyelenggara berharap rutinitas serupa terus dilaksanakan guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan nyaman bagi masyarakat Palmerah.





