Ribuan orang ditargetkan mengikuti Donor Darah Ramadan pada hari terakhir kegiatan Donor Darah Ramadan yang berlangsung di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (13/3).
Ketua PMI Jakarta Barat, Amien Haji, menuturkan pelaksanaan Donor Darah Ramadan di lingkungan Pemkot Jakarta Barat, berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 9 hingga 13 Maret 2026.
"Saat ini, sudah memasuki hari terakhir pelaksanaan donor darah Ramadan dengan target sebanyak 5.000 kantong darah," ujarnya.
Ia menuturkan, sejak hari pertama hingga keempat pelaksanaan kegiatan, kantong darah yang berhasil dikumpulkan berjumlah 3.073 pendonor. Sementara hari terakhir belum diketahui karena masih berlangsung.
Meski begitu, dirinya optimis dengan capaian target 5.000 kantong darah. Hal itu mengingat jumlah peserta yang mengikuti donor darah sangat banyak yang diperkirakan mencapai 1.500 orang.
Lebih lanjut, Amien Haji merinci peserta yang mengikuti donor darah sejak hari pertama hingga keempat.
"Hari pertama (9 Maret 2026), calon pendonor yang mendaftar 889 orang (pendonor ditolak 200 orang, dan pendonor diterima 689 orang)," ujarnya.
Hari kedua, lanjut Amien Haji, calon pendonor yang mendaftar berjumlah 928 orang (266 pendonor ditolak dan 662 pendonor diterima). Pada hari ketiga, calon pendonor yang mendaftar 1082 peserta (pendonor ditolak 253 orang, pendonor diterima 829 orang). Hari kempat, pendonor yang mendaftar 1.132 peserta (pendonor ditolak 239 orang, sedangkan pendonor diterima 893).
Hingga berita ini diturunkan, peserta yang mengikuti donor darah terlihat membludak. Antrian panjang mengular hingga selasar kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Sementara itu, Sri Lestari (30) pengelola RPTRA Rambutan mengatakan dirinya baru kali pertama mengikuti donor darah.
"Ini baru pertama kali, saya nggak takut. Karena donor darah penting untuk kesehatan badan," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Muhammad Amirudin Akbar (39) PPPK PW Sudis Kominfotik Jakarta Barat. Ia mengaku 12 kali mengikuti kegiatan donor darah.
"Saya sudah 12 kali mengikuti donor darah. Kalau habis donor, badan terasa lebih enteng, tidurnya pulas dan nafsu makan tinggi," tukasnya. (why)





