Sebanyak 612 anggota Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) dari 56 kelurahan di Jakarta Barat mengikuti Pembinaan Peningkatan Kapasitas SDM di Ruang MH Thamrin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (18/8).Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 18-19 Agustus 2026, dibuka Wakil Kepala Satpol PP DKI Jakarta, M. Rizki Adhari Jusal, dan dihadiri Sekretaris Kota Jakarta Barat Imron Sjahrin, para lurah, serta jajaran Satpol PP Jakarta Barat dan DKI Jakarta.Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Herry Purnama, mengatakan pembinaan diikuti 306 peserta pada hari pertama yang berasal dari Kecamatan Cengkareng, Grogol Petamburan, Tamansari, dan Kebon Jeruk. Sementara 306 peserta lainnya dari Kecamatan Tambora, Kalideres, Palmerah, dan Kembangan mengikuti kegiatan pada hari kedua."Jadi totalnya 612 peserta, semuanya Satlinmas kelurahan," ujar Herry. Di tempat yang sama, Sekretaris Kota Jakarta Barat, Imron Sjahrin, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan menjadi bagian penting untuk memperkuat kesiapsiagaan wilayah dan meningkatkan kualitas pelindungan masyarakat di tingkat kelurahan."Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan wilayah serta meningkatkan kualitas pelindungan masyarakat di tingkat kelurahan," kata Imron.Sementara itu, Waka Satpol PP DKI Jakarta, M. Rizki Adhari Jusal mengatakan peningkatan kapasitas diperlukan agar anggota Satlinmas memiliki kompetensi, disiplin, kesiapsiagaan, dan kemampuan menghadapi berbagai persoalan ketenteraman dan ketertiban umum, termasuk memberikan pertolongan pertama saat terjadi bencana maupun kecelakaan.βHal ini menegaskan bahwa rasa aman dan tertib bukan sekadar "fasilitas tambahan", melainkan kebutuhan pokok yang setara dengan pendidikan dan kesehatan. Rakyat berhak menuntut kehadiran negara/pemerintah jika kondisi ketenteraman di daerahnya terganggu,β jelasnya.Lebih lanjut Rizky menambahkan, kegiatan peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu mendorong penguatan peran, keaktifan, dan eksistensi Satlinmas di tingkat kelurahan sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Pihaknya memandang penting adanya sinergi dan dukungan kewilayahan yang berkelanjutan dalam mendukung program Jaga Jakarta yang dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta.βSaya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap materi dan praktik yang diberikan oleh para narasumber, serta mengimplementasikannya secara nyata di wilayah tugas masing masing dengan mengedepankan etika, moral, dan kedisiplinan,β imbuhnya.Sebagai informasi, untuk materi pembinaan disampaikan sejumlah narasumber dari Tenaga Ahli Stafsus Gubernur DKI Bidang Pembangunan Manusia, Guruh Tirta Lunggana, dari Kemendagri RI, Sri Leviani dan Marta Dwi Rifka, Polda Metro Jaya, AKP. Mulyadi, Indonesia Divers Rescue Team, Hendrata Yudha dan Syatiri Ahmad, serta dari Disgulkarmat DKI Jakarta. (Aji)





