Sebanyak 55 peserta dari unsur PKK, pengelola RPTRA, Dasawisma, PPSU, Poktan dan pengurus RT RW, mengikuti sosialisasi pengembangan Urban Farming yang dilaksanakan di RPTRA Smart, RW 04, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (12/5).
Camat Kembangan, Joko Suparn, sosialisasi pengembangan Urban Farming diisi dengan pelatihan pengembangan budidaya pertanian kota yakni tanaman labu madu dan golden melon.
"Ya, tadi pagi ada sosialisasi pengembangan urban farming dengan implementasi budi daya labu madu, dan golden melon," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini digelar sebagai salah satu upaya Pemkot Jakbar dalam memperkuat ketahanan pangan melalui urban farming (pertanian perkotaan). Peserta diminta untuk menggiatkan budidaya tanaman labu madu dan golden melon.
Melalui kegiatan ini, lanjut Joko Suparno, dirinya mendorong keterlibatan masyarakat untuk bersama-sama menghijaukan lingkungan sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan dan menguatkan ketahanan pangan keluarga.
"Upaya ini tentunya menambah ruang terbuka hijau dan pertanian perkotaan," katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPKP) Jakbar, Bety Rohmawati menuturkan bahwa sosialisasi pengembangan urban farming akan dilaksanakan di delapan wilayah kecamatan di Jakarta Barat.
Sosialisasi yang rencananya dilaksanakan secara bertahap dan diikuti 500 peserta dari 8 wilayah kecamatan, menghadirkan narasumber dari BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) dan penyuluh pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta.
"Untuk di RPTRA Meruya Utara diikuti oleh 55 peserta dari unsur PKK, perwakilan pengelola RPTRA, dasa wisma, PPSU, Poktan, dan pengurus RT RW," pungkasnya. (why)






