Sebanyak 200 siswa baru mengikuti sosialisasi gerakan pilah sampah pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 274 Jakarta Barat, Senin (13/7).
Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra, mengatakan kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak dini sebagai bagian dari implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
"Siswa baru mendapat edukasi mengenai cara memilah sampah organik dan anorganik, serta praktik penggunaan tempat sampah sesuai jenisnya," katanya sesuai keterangan yang diterima.
Selain itu, lanjut Pradista, petugas kelurahan bersama pihak sekolah juga memberikan demonstrasi sederhana agar siswa dapat menerapkannya di sekolah maupun di rumah.
Pradista menambahkan, keberhasilan pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga dan sekolah.
"Dengan membiasakan memilah sampah, masyarakat dapat mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan nilai ekonomi melalui kegiatan daur ulang, serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujarnya.
Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan sekolah untuk melakukan pendampingan dan memantau pelaksanaan gerakan pilah sampah, sehingga kebiasaan tersebut dapat menjadi budaya di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
"Kami akan memantau pelaksanaan gerakan ini dan memberikan pendampingan teknis sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya. (Kontri).






