Sebanyak 200 peserta dari unsur petugas PPSU dan pengelola RPTRA mengikuti Aksi donor darah yang berlangsung di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (20/1).
Asisten Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Setko Jakarta Barat, RM Amien Haji, mengapresasi kegiatan donor darah yang diinisiasi oleh Demo Care bekerjasama dengan PMI Jakarta Barat. Ia berharap kegiatan donor darah ini dapat rutin dilaksanakan ke depannya.
"Kami mengapresiasi kegiatan donor darah yang diinisiasi Demo Care sebagai bentuk kepedulian yang bertujuan untuk membantu warga yang membutuhkan darah. Kami mengajak elemen masyarakat lainnya untuk memanfaatkan kesempatan ini. Karena, saat ini, jangkauan kegiatan donor darah sudah semakin luas, termasuk sejumlah tempat ibadah," jelasnya yang juga ketua PMI Jakbar.
Hal yang sama juga diungkapkan Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani. Ia menyebut bahwa kegiatan donor darah yang diinisiasi Demo Care sangat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan darah.
"PMI DKI Jakarta setiap harinya harus menyiapkan sekitar 1.200 kantong darah untuk kebutuhan darah 400 rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya. Dapat dibayangkan jika ketersediaan darah kurang. Tentu saudara-saudara kita yang membutuhkan transfusi darah, baik untuk operasi, ibu yang melahirkan maupun penderita talasemia, akan mengalami kesulitan," ujarnya.
Meski begitu, lanjut Beky Mardani, pihaknya tetap berusaha untuk bisa menjaga ketersediaan kebutuhan darah untuk masyarakat DKI Jakarta.
"Oleh karena itu, apa yang diinisiasi teman-teman Demo Care, Muda Jakarta, serta kolaborasi dengan majelis Jalsatudua'ah, serta pendonor sangat bermakna dan berarti bagi kita smeua dalam membantu sesama," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Demo Care, Adib Bukhori menuturkan Aksi Donor Darah diikuti sebanyak 200 peserta yang berasal dari unsur PPSU dan pengelola RPTRA di wilayah Jakarta Barat.
"Pendonor dari wilayah Jakbar. Setiap kecamatan mengirimkan 10 perwakilan PPSU. Kalau 8 kecamatan, berarti sudah 80. Di tambah lagi dua pengelola RPTRA, sehingga jumlahnya sekitar 190 orang, belum termasuk peserta dari masyarakat umum. Target kami 200 orang," pungkasnya. (why)






