Sebanyak 164 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan aksi kerja bakti besar-besaran di kawasan Flyover Pesing, Jakarta Barat, Jumat (13/3).
Aksi ini bertujuan untuk membenahi estetika kota sekaligus mengantisipasi masalah genangan air yang sempat menjadi sorotan masyarakat.
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat, Dirja Kusuma, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah responsif pemerintah terhadap keluhan warga.
Kegiatan yang dimulai pada malam hari ini menyasar area sepanjang kurang lebih 1,5 hingga 2 kilometer. Fokus utama petugas adalah membersihkan saluran air guna memastikan tidak ada sumbatan saat hujan turun.
Masalah genangan di titik ini sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu, sehingga penanganan drainase menjadi prioritas utama.
Selain itu, petugas juga melakukan relokasi terhadap tanaman Bugenvil.
"Tanaman Bugenvil yang sudah tumbuh terlalu rimbun hingga menyatu dengan struktur paving block di bawah flyover kita bersihkan dan relokasi agar tidak merusak infrastruktur serta mengganggu pemandangan," ujar Dirja Kusuma.
Aksi bersih-bersih ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, di antaranya Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat (bersama Bidang Jalur Dinas) bersama Sudin Bina Marga Jakarta Barat.
PIhaknya mengerahkan armada sebanyak 7 truk angkut, 1 truk tangki air, serta 4 mobil unit Alkal milik Dinas Bina Marga.
Kegiatan ini turut dipantau langsung oleh Kepala Dinas Tamhut DKI Jakarta, M. Fajar Sauri, serta Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth.
"Kehadiran tokoh-tokoh tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan fasilitas publik tetap terjaga menjelang hari raya dan kenyamanan lintasan flyover," terangnya.
Target pembersihan ini dipastikan tidak hanya berhenti malam ini saja. Pihak terkait berkomitmen untuk melakukan pembersihan secara rutin dan bertahap hingga menjelang hari raya Lebaran. Langkah ini diambil agar pemudik maupun warga yang melintas merasa nyaman dan aman.
"Masyarakat dihimbau untuk tidak khawatir mengenai akses transportasi. Meski sempat ada penutupan jalan pada saat peluncuran kegiatan (launching) di malam hari, akses jalan saat ini tetap dapat dilalui seperti biasa," pungkasnya..
Pemerintah memohon pengertian dari para pengguna jalan jika perjalanan sedikit terhambat akibat aktivitas petugas di lapangan. Kesabaran masyarakat sangat diharapkan demi tercapainya lingkungan kota yang lebih bersih, rapi, dan bebas banjir. (Hfz)





