Petugas petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Jelambar melakukan pengumpulan minyak jelantah dari rumah ke rumah dari sejumlah Rukun Warga (RW). Hasilnya total sebanyak 8 derigen atau setara 144 liter minyak jelantah berhasil dihimpun.
Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra mengatakan, kegiatan p ngumpulan minyak jelantah ini merupakan upaya dari Pokja 3 PKK Kelurahan Jelambar mengatasi persoalan lingkungan. Kegiatan melibatkan sejumlah PPSU untuk melakukan pengumpulan minyak jelantah.
"Pengumpulan ini rutin dilaksanakan setiap 2 bulan sekali sejak tahun 2022 lalu," katanya, Rabu (1/4).
Dilanjutkan Pradista, kegiatan pengumpulan minyak jelantah ini diinisiasi oleh salah seorang kader PKK Kelurahan Jelambar, bernama Asih. Kegiatan ini juga sebagai upaya mengatasi limbah rumah tangga berupa minyak jelantah yang berpotensi mencemari lingkungan bila dibuang sembarang.
Selain itu, Pradista menjelaskan kegiatan pengumpulan minyak jelantah ini juga memberikan efek ekonomis dan pemberdayaan masyarakat. Untuk setiap derigen minyak jelantah yang ditukar ke Rumah Sosio Kutub, dihargai senilai Rp 85 ribu.
Karena itu, Pradista berharap semakin banyak warga menyadari pentingnya tidak membuang limbah minyak jelantah sembarang dan mendukung program pengumpulan minyak jelantah ini. Selain itu, pengelolaan limbah tepat guna ini menurutnya tidak hanya mengatasi persoalan lingkungan tapi juga bisa memberikan dampak luas lantaran hasilnya akan diolah menjadi biosolar.
Dikatakan Pradista, proses pengumpulan minyak ke rumah warga di sejumlah RW ini berlangsung sejak akhir pekan lalu. Setelah terkumpul di kantor kelurahan, seluruh minyak jelantah yang dihimpun dibawa dan dijual ke rumah sosial Kutub di Jalan Langgaraya, RT 11/ 02, Jagakarsa.
"Kami ingin semua elemen masyarakat berpartisipasi dalam program ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat," tandasnya. (Kontri)





