Warga RW 01 Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat, meminta pemerintah daerah menambah kapasitas rumah pompa yang lebih besar untuk mengatasi banjir di lingkungan RW 01 Kelurahan Rawa Buaya.
"Ada solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah banjir di RW 01 Rawa Buaya. Salah satunya, butuh rumah pompa dengan kapasitas yang lebih besar serta normalisasi sejumlah saluran air," tutur Ketua RW 01 Rawa Buaya, M. Sahri, saat dihubungi terkait masalah banjir, Rabu (14/1).
Di jelaskan M.Sahri, pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk rencana membangun kapasitas pompa yang lebih besar. Mudah-mudahan, realisasi pembangunannya bisa terlaksana pada tahun 2026.
Solusi lain dalam mengatasi banjir, lanjut M. Sahri, membuat embung atau waduk. Namun, pembangunan salah satu alat pengendali banjir ini terkendala dengan lahan.
"Kalo kata pemerintah, membuat embung atau waduk minimal luasnya 5000 meter persegi. Sedangkan, lahan direncanakan membuat embung hanya sekira 1500 meter persegi di RT 04 RW 01. Itu lahan aset Pemda DKI Jakarta, di luar itu mungkin bisa dilakukan pembebasan lahan warga sekira 1000 meter persegi," jelasnya.
Lebih lanjut, M Sahri menuturkan bahwa rumah pompa yang ada di wilayah RW 01 itu berkapasitas 1600 meter kubik. Di tambah dengan pompa portabel dengan kapasitas 250 meter kubik.
Ia menambahkan, banjir yang melanda permukiman warga RW 01 itu diakibatkan meluapnya sejumlah saluran air serta tingginya permukaan air Kali Mookevart.
"Banjir di sini hulunya dari Duri Kosambi dan Semanan, masuk ke wilayah RW 01. Biar meminimalisir banjir, kami bersama teman-teman SDA menutup saluran air yang kondisi eksistingnya bisa langsung ke Kali Mookevart. Jadi aliran dari depan SPBU Shell itu masuk ke Jalan Haji Wahab, tanah merah hingga menuju Kali Mookevart," pungkasnya.
Wakil Camat Cengkareng, Suhardin membenarkan adanya permintaan warga RW 01 Kelurahan Rawa Buaya.
"Kemarin, saat kunjungan bu wali kota bersama kepala sudis sumber daya air, berbicara rencana mau dibangun rumah pompa stationer dengan kapasitas yang lebih besar," ujarnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat, Purwanti Suryandari mengatakan bahwa pihaknya merencanakan penambahan kapasitas rumah pompa di lingkungan RW 01 Kelurahan Rawa Buaya.
"Ya, masih dalam tahap perencanaan," ujarnya. (why)





