Warga RW 03 Kemanggisan Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, mengusulkan alat pemadam kebakaran dalam upaya penanggulangan bahaya kebakaran.
Hal itu diungkapkan Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) RW 03, Barkah, pada kegiatan Forum kelurahan Musrenbang Kelurahan Kemanggisan, yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Kemanggisan, Selasa (3/2).
Ia menyebutkan, alat pemadam kebakaran sangat diperlukan pada setiap lingkungan RT, dalam upaya penanggulangan bahaya kebakaran.
"Selain itu, juga dilakukan sosialisasi pencegahan bahaya kebakaran," ujarnya.
Menanggapi usulan tersebut, Camat Palmerah, Febriandi Suharto menuturkan bahwa Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri menyebut di wilayah Kecamatan Palmerah, baru memiliki tiga Pos Damkar, yakni Kota Bambu Selatan, Jati Pulo dan Palmerah.
"Sepatutnya, memang setiap wilayah kelurahan memiliki 1 unit Pos Damkar. Misalnya, saya bersama jajaran di kecamatan pernah membahas terkait Pos Damkar pada setiap kelurahan. Selain itu dilakukan sosialisasi dan edukasi pencegahan bahaya kebakaran pada titik-titik rawan kebakaran," jelasnya.
Selain pencegahan, lanjut Febriandri Suharto, juga kecepatan dalam penanganan bahaya kebakaran. Artinya, percepatan respon time ini sangat diperlukan sehingga dapat meminimalisir dampak kerugian yang lebih besar ketika terjadi musibah kebakaran.
Untuk APAR, Camat Palmerah Febriandi Suharto menuturkan, bahwa Pemprov DKI Jakarta memiliki program 1 RT 1 APAR. Program Gubernur DKI Jakarta ini digulirkan dalam rangka mengantisipasi musibah kebakaran pada permukiman padat penduduk.
"Memang kebijakan 1 RT 1 APAR sesuai Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Gerakan Masyarakat Punya APAR (GEMPAR)," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa usulan pengadaan APAR bisa diteruskan pada usulan langsung ke unit terkait.
"Jadi selama ini Musrenbang hanya membahas saluran air dan, perbaikan jalan. Tapi, pengadaan APAR bisa diusulkan langsung melalui Sudis Gulkarmat Jakbar," jelasnya.
Sementara itu , Forum Musrenbang Kelurahan Kemanggisan membahas 39 usulan warga yang dihasilkan dalam Rembuk RW. 39 usulan warga itu terdiri dari 13 usulan bidang Sudis SDA, 13 usulan bidang Sudis Bina Marga, 11 usulan Sudis Perhubungan dan 3 usulan Sudis Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat.
"Musrenbang tadi lebih didominasi usulan dari Sudis SDA dan Bina Marga, diantaranya pembangunan/peningkatan saluran makro, mikro dan PHb di Komplek Jalan Anggrek Cendrawasih, RW 03, dan pembangunan peningkaan dan pemeliharaan fisik konstruksi jalan di Slipi Kebon sayur RW 03," ujarnya.
Forum Musrenbang Kelurahan Kemanggisan Kecamatan Palmerah dihadiri anggota DPRD DKI Jakarta, Hj Jamilah Abdul Gani dan Husen, Ketua Subkelompok Perekonomian dan Pembangunan Subbanpeko Jakbar, Driah Triastuti, Wakil Camat Palmerah, Muh. Ilham, Sekcam Palmerah, Hermawan, para Satpel UKPD terkait, LMK, FKDM, Dewan Kota dan pengurus RW se-Kelurahan Kemanggisan. (why)





