Wali Kota Jakarta Barat, iin Mutmainnah memimpin kerja bakti serentak yang digelar di delapan kecamatan dan 56 kelurahan dengan mengerahkan 500 personel gabungan.
Sebelum kerja bakti, apel dipimpin Wali Kota Jakarta Barat, iin Mutmainnah, hadir Anggota DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi, Asekbang Jakbar, Imron Sahrin, Kadis Tamhut, Fajar Sauri, Kabid Pemakaman, Siti Hasni, Plt Camat Kalideres, Raditia Ramajaya, Lurah Kamal, Sdi Sukarya, unsur masyarakat Panadwa, TNI dan Polri.
Menurut Iin, tujuan kerja bakti serentak ini untuk memitigasi serta mencegah terulangnya kejadian banjir dan genangan air yang cukup tinggi, seperti yang terjadi pada awal tahun lalu.
"Upaya penanganan banjir harus dilakukan secara terpadu, rutin, dan masif, melibatkan seluruh petugas UKPD (Unit Kerja Perangkat Daerah) serta partisipasi aktif masyarakat dengan dukungan TNI dan Polri. Hal ini menunjukkan kepedulian kita bersama dalam menjaga lingkungan," katanya saat mempimpin apel di Kampung Walungan, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres.
Dikatakan Iin, pihaknya juga mengantisipasi "banjir sampah" yang sering terjadi pasca banjir. Oleh karena itu, secara teknis, dinas terkait bersama unsur kewilayahan dan masyarakat akan bekerja sama memastikan saluran air, khususnya saluran Penghubung (PHB) berfungsi dengan lancar tanpa hambatan sampah, lumpur, maupun sedimen.
Selain itu, secara khusus, kerja bakti hari ini juga difokuskan di area TPU Tegal Alur. Setelah melalui proses koordinasi dan sosialisasi sejak akhir 2025, pihak Pemkot Jakbar telah melakukan relokasi warga yang menempati lahan tersebut untuk mengembalikan fungsi lahan sebagai Tempat Pemakaman Umum (TPU), sesuai dengan alas hak SHP 484.
"Setelah relokasi, langkah selanjutnya adalah perapihan area dari puing-puing bangunan. Kita akan mengoptimalkan penggunaan alat berat untuk pengangkutan puing agar lebih efektif dan meminimalkan beban di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," ujarnya.
Diketahui, delapan titik utama pelaksanaan kerja bakti serentak hari ini meliputi, Kecamatan Kebon Jeruk, di Kawasan Green Garden, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Cengkareng di Jalan Kapuk, Kebon Jahe, Kecamatan Kalideres fokus Kelurahan Kalideres, Jalan Alam Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan di Jalan Tubagus Angke.
Untuk di Kecamatan Kembangan fokus di Jalan Inspeksi Pesanggrahan, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Palmerah, pengurasan saluran PHB Jalan Timbul Dalam, Kelurahan Jati Pulo, Kecamatan Tambora, pembersihan saluran PHB di Pasar Mitra, Kelurahan Jembatan Lima dan Kecamatan Taman Sari di Jalan Tamansari Raya, Kelurahan Taman Sari.
Ditambahkan Iin, program ini merupakan prioritas Pemerintah Kota Jakarta Barat sebagai langkah nyata dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan aman. Selain fokus pada sampah dan sedimen lumpur, pohon-pohon yang rawan tumbang sebagai bentuk mitigasi sebelum terjadi bencana.
"Kami meminta seluruh personel untuk bekerja secara efektif dan maksimal dalam waktu 2 hingga 3 jam ke depan. Tidak boleh ada ego sektoral, ini adalah tanggung jawab kita bersama sebagai keluarga besar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh semangat dan rasa bahagia demi kepentingan masyarakat," tandasnya. (Izu)






