Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah melepas Kontingen Pekan Olahraga Tradisional ke tingkat Provinsi DKI Jakarta tahun 2026, di lobi gedung A Kantor Wali Kota, Rabu (24/6).
Kontingen yang dilepas sebanyak 85 orang, terdiri atas 55 atlet, sepuluh pelatih dan 20 orang official tim dari Portina (Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia) dan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudispora) Jakbar. Mereka akan mengikuti Pekan Olahraga Tradisional tingkat DKI di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (25/6).
Plh Kasudispora Jakbar, Gunawan, mengungkapkan para atlet merupakan hasil seleksi dan pembinaan Sudispora dan Portina Jakbar. Pekan Olahraga Tradisional tingkat Kota Jakarta Barat telah dilaksanakan pada 19 Mei 2026.
“Para atlet adalah siswa-siswi dari jenjang SD sampai SMA sederajat di wilayah Jakarta Barat,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menyebut cabang olahraga dan kategori jenjang sekolah. Yakni, kategori SD/sederajat cabang Lari Balok Putri, Lari Balok Putra dan Terompah Pendek Putra. Kategori SMP/sederajat, cabang Terompah Panjang Putrid dan Egrang Putra. Kategori SMA/umum, cabang Egrang Putra, Hadang Putri, Terompah Panjang Putra dan Sumpitan Campuran.
Gunawan menambahkan, kegiatan bertujuan sebagai pembinaan, pengembangan dan menyebarluaskan informasi serta menggiatkan olahraga tradisional di Jakarta Barat.
“Selain itu sebagai salah satu bentuk upaya melestarikan olahraga tradisional kepada generasi muda agar olahraga tradisional tidak tergerus oleh perubahan zaman dan teknologi yang semakin pesat,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan olahraga dan permainan tradisional pada awalnya sangat digemari oleh masyarakat. namun dalam perkembangannya secara berangsur-angsur menghilang dan tinggal namanya saja karena terdesak oleh olahraga modern serta jenis permainan yang menggunakan teknologi modern berupa permaianan elektronik.
“Saat ini olahraga tradisional masih sangat awam dan kurang diminati. Padahal bila ditelusuri secara mendalam permainan atau olahraga tradisional memiliki nilai-nilai luhur yang perlu diperkenalkan dan diwariskan pada generasi muda. Selain semangat persahabatan, kebersamaan, kekeluargaan dan persatuan di antara yang ikut bermain, juga dapat membuat perasaan dan suasana ceria,” ujar Iin.
Untuk itu, ia mengapresiasi para pengurus Portina, guru pendamping, pelatih dan atlet yang telah berupaya secara konsisten melestarikan warisan budaya olahraga tradisional.
“Ini merupakan identitas bangsa yang tidak boleh hilang ditelan kemajuan teknologi,” tandasnya.
Iin berharap kontingen Jakarta Barat bisa meraih juara umum seperti pada tahun 2024, dan junjung sportifitas selama bertanding.
“Harapan saya tahun 2026 ini Jakarta Barat kembali merebut juara umum. Selamat bertanding anak-anaku semua para atlet yang mewakili Jakarta Barat. Jadikan ini ajang kompetisi yang sehat untuk menambah wawasan dan pengalaman. Jaga nama baik Jakarta Barat, semangat dan junjung tinggi sportifitas,” imbuh. (Aji)






