Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menghadiri Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H sekaligus santunan anak yatim di Majelis Taβlim Baca Tulis Al-Qur'an (MT.BTQ) Banatul Aini, Tambora, Sabtu (14/2).
Menurutnya, keseimbangan antara pembangunan fisik dan non fisij. Namun, membangun karakter manusia jauh lebih menantang dibandingkan membangun infrastruktur fisik. Ia mengapresiasi para pengurus majelis yang istikamah dalam berdakwah dan membangun umat di lingkungan Tanah Sereal.
β"Membangun fisik ada ukurannya dan waktu selesainya, namun membangun karakter satu orang saja tidak bisa dipastikan waktunya. Dibutuhkan keistiqomahan dalam berdakwah dan mengimplementasikan ilmu agar menjadi kebaikan yang terus mengalir," ujar Iin.
Terkait dinamika Jakarta yang telah memasuki usia lima abad, Iin mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menerapkan sinergi Pentaheliks. Ia menegaskan bahwa pembangunan wilayah memerlukan partisipasi aktif dari unsur pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha agar berjalan selaras.
βIa juga mengapresiasi peran perempuan yang memiliki kemampuan multifungsi (multi-talent), namun tetap mengingatkan pentingnya sistem pendukung (support system) dan harmoni dalam keluarga maupun lingkungan.
β"Perempuan bisa berkarya karena ada dukungan dari laki-laki dan lingkungan yang suportif. Tidak ada sistem yang berjalan sendiri, semua harus saling mendukung untuk mencapai keberhasilan wilayah," tambahnya. (Yan)






