Tim Penggerak (TP) PKK Kelurahan Duri Selatan melakukan panen ikan nila pada kolam gizi dan lengkuas pada areal urban farming kantor Kelurahan Duri Selatan, Selasa (1/9). Hasilnya ikan nila yang dipanen sebanyak 4 kilo dan 2 kg lengkuas.
Ketua TP PKK Kelurahan Duri Selatan, Evi Helyanty Dwi Cahyono mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program ketahanan pangan di tingkat kelurahan dalam upaya mendukung pemenuhan gizi keluarga serta pemanfaatan lahan terbatas.
"Hari ini, kita bisa panen ikan nila dan lengkuas. Ini bukti bahwa dengan urban farming kita bisa menghasilkan pangan sendiri di lingkungan kantor kelurahan," ujarnya.
Dilanjutkan Evi, kolam gizi dan areal urban farming dikelola secara rutin oleh kader PKK bersama pengurus kelurahan. Selain sebagai sumber pangan, program ini juga menjadi sarana edukasi kepada warga untuk membudidayakan ikan dan tanaman produktif di rumah.
"Hasil panennya yakni 4 kg ikan nila dan 2 kg lengkas. Hasil panen rencananya diberikan kepada pengurus PKK serta dibagikan kepada warga yang membutuhkan," jelasnya.
Sementara Lurah Duri Selatan, Dwi Cahyono mengapresiasi kinerja TP PKK yang konsisten mengembangkan urban farming. Program ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi RW dan RT di Duri Selatan untuk mengoptimalkan lahan yang ada.
"Dengan adanya kolam gizi dan tanaman seperti lengkuas ini, kita tidak hanya menciptakan lingkungan yang hijau, tapi juga membantu warga punya alternatif pangan sehat," tuturnya.
TP PKK Duri Selatan menargetkan urban farming terus dikembangkan dengan menambah jenis tanaman dan ikan, sehingga bisa menjadi percontohan ketahanan pangan berbasis keluarga di wilayah Jakarta Barat. (why)






