Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menyebut bahwa banjir yang terjadi di permukiman warga RT 001 RW 01 Kelurahan Kembangan Selatan hingga kolong tol JORR W1 Puri Kembangan disebabkan meluapnya Kali Angke.
"Kami (datang) melihat langsung warga yang terdampak dan kita pastikan semua warga yang terdampak mendapat layanan yang dibutuhkan. Kedua, terkait persoalan banjir atau genangan yang bertahan lama di permukiman RT 01 RW 01 Kembangan Selatan, memang kita melihat dari sisi luapan Kali Angke," tuturnya, dalam peninjauan banjir di RW 01 Kembangan Selatan, Selasa (5/5) sore.
Untuk penanganan banjir, lanjut Iin Mutmainnah, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan UKPD terkait, pengelola jalan tol, hingga PLN untuk pembangunan saluran air sepanjang 1.050 meter.
"Kami sebenarnya sedang mengerjakan pekerjaan untuk menyelesaikan persoalan genangan yang terjadi di sini. Salah satu upaya kami adalah pembuatan saluran. Saluran ini harus dibangun secara simultan atau paralel ke Kali Angke, sepanjang 1050 meter dengan skema cretive financing, dari suporting CSR perusahaan serta anggaran Sudis SDA. Pengerjaan saluran ditargetkan selama 4 bulan," ujarnya.
Terkait pembangunan saluran air, Plt Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Mustajab menjelaskan bahwa saluran air dibuat pada sisi jalan outer ring road hingga Kali Angke, sepanjang 1050 meter. Nantinya pada ujung saluran, dibuat kolam olakan serta pompa.
"Setelah itu ada pompa. Nanti kita pompa lewat pompanisasi," tuturnya.
Kendati demikian, Mustajab menyampaikan bahwa penanganan banjir di kawasan permukiman RW 01 Kembangan Selatan, juga paralel dengan normalisasi Kali Angke oleh pemerintah pusat.
"Memang penyelesaian ini tidak sepotong-sepotong. Kita harus menyelesaikan Kali Angke-nya dulu. Kali Angke harus dinormalisasi oleh pemerintah pusat. itu nanti kita ketemu dihilirnya. Inilah yang harus dilakukan bareng-bareng, tak hanya suku dinas SDA karena itu secara sistem," tambahnya. (why)






