Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau kepada pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan saat berlangsung kegiatan syuting film taraf intrrnasional extraction Tygo di Kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Susilo Dewanto melalui Satpel Perhubungan Taman Sari, Zulkifli mengatakan, pihaknya kembali melakukan rekayasa lalin pada saat kegiatan syuting film extraction Tygo, pada 7 Februari 2026.
Rekayasa Lalin dengan penerapan secara situasional diberlakukan di ruas Jalan Cengkeh. "Rekayasa Lalin Jalan Cengkeh, mulai dari simpang Jalan Kunir-Simpang Jalan Nelayan Timur, ditutup pukul 05.00-19.00 WIB. Sedangkan Lalin dari arah Utara menuju Selatan dapat melalui Jalan Tongkol-Jalan Nelayan Timur-Jalan Kali Besar Barat- Jalan Kunir dan seterusnya. Lalin Jalan Nelayan Timur bisa dua arah," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (6/2).
Dalam rekayasa lalu lintas tersebut, lanjut Zulkifli, pihaknya menempatkan 4 -5 petugas dishub pada sejumlah titik ruas jalan di kawasan Kota Tua. Mereka juga dibantu oleh satpol PP dan unsur tiga pilar, serta elemen masyarakat lainnya.
"Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, kami juga telah memasang spanduk pada sejumlah titik di Kawasan Kota. Spanduk berisi penutupan jalan terkait kegiatan syuting film Tygo," tuturnya.
Ia menambahkan, pihaknya mengimbau kepada pengendara yang biasa melintasi kawasan Kota Tua untuk mencari jalur alternatif guna mengindari potensi kepadatan selama masa syuting berlangsung. (why)






