Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat melakukan penanganan tanah longsor yang terjadi di Jalan Jafar RT 006 RW 01 Kelurahan Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, tepatnya di sisi Kali Angke Hulu. Penanganan dilakukan dengan bronjongan kawat.
Saat mengunjungi lokasi longsor, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan tanah longsor yang terjadi di Jalan Jafar RW 01 Kelurahan Kembangan Selatan.
"Kami tangani sementara dengan bronjongan," tutur Iin Mutmainnah, didampingi Kepala Suku Dinas SDA, Purwanti, Camat Kembangan, Joko Suparno dan Lurah Kembangan Selatan, Reza Febryan
Dijelaskan Iin, penanganan sementara tanah longsor dengan bronjong kawat bertujuan untuk mencegah terjadinya erosi atau longsor.
Di tempat yang sama, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, Purwanti Suryandari menuturkan bahwa, pihaknya mengerahkan sebanyak 50 petugas SDA dan PPSU Kecamatan Kembangan untuk menangani tanah longsor.
"Area yang longsor seluas kurang lebih 20-30 meter persegi. Saat ini kami tangani sementara dengan menggunakan bronjong," ujarnya.
Penggunaan bronjongan, lanjut Purwanti, bermanfaat untuk mencegah erosi dan longsor sekaligus menstabilkan tanah di tepi sungai atau kali. Bronjongan sangat kuat dan fleksibel menahan pergeseran tanah.
Sementara itu Camat Kembangan, Joko Suparno mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD DKI Jakarta memasang garis pembatas antara longsoran dengan rumah warga.
"Saat ini kita masih antisipasi pada area longsor dengan memasang garis kuning pembatas. Kami koordinasi dengan RT dan RW setempat agar warga tidak melintasi area longsor. Selain itu, melakukan deteksi dini atau antisipasi kebencanaan berkordinasi dengan Pusdalops BPBD yang memberikan informasi terkait ketinggian air sungai atau kali serta curah hujan," tambahnya.
Sebelumnya, peristiwa tanah longsor terjadi di Jalan H. Jafar RT 06 RW 01, Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (2/1) malam.
Kapusdatin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan mengatakan peristiwa ini terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan.
“Laporan awal kejadian itu diterima pada pukul 19.07 WIB. Tim BPBD langsung bergerak melakukan asesmen di lokasi kejadian,” ujar Yohan. Ia menduga tanah longsor disebabkan erosi tanah pada bibir anak kali Angke Hulu. (why)






