Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melakukan pengawasan pangan segar di enam pasar, yaitu Pasar Tomang Barat, Timbul Barat, Jelambar Polri, Duta Mas, Grogol, dan Slipi.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Novy C Palit menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual aman dikonsumsi serta tidak membahayakan kesehatan masyarakat.
Pengawasan pangan dilakukan dengan mengambil sejumlah sampel produk pertanian dan perternakan di enam pasar tradisional di Jakarta Barat. "Pemeriksaan difokuskan pada sejumlah kandungan kimia berbahaya, seperti pestisida pada pertanian dan formalin pada peternakan," ujarnya dikonfirmasi Kamis (27/2).
Sampel produk pertanian yang diperiksa antara lain, anggur, apel, beras, cabai merah keriting, cabe rawit gila, nangka muda, kacang panjang, sawi hijau, sawi putih, tomat, dan kembang kol. Sedangkan sampel produk peternakan, diantaranya daging ayam dan daging sapi.
"Petugas melakukan uji sampel masing-masing 11 produk pertanian dan 2 produk peternakan di enam pasar tradisional. Total 78 sampel produk pertanian dan peternakan. Sampel produk diperiksa secara on the spot di mobil uji laboratorium Dinas KPKP DKI Jakarta," ujarnya.
Berdasarkan hasil uji laboratorium, lanjut Novy, seluruh sampel produk pertanian dan peternakan aman dari bahan kimia berbahaya. (why)