Sekretaris Kota Jakarta Barat Firmanudin Ibrahim melakukan inspeksi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama, di SMK Muhammadiyah 4, Jalan Anggrek Nely Murni Blok B-C, Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Senin (13/7).
Kegiatan MPLS hari pertama dari rencana lima hari di sekolah tersebut diawali dengan upacara bendera. Diikuti seluruh murid baru, para guru dan jajaran pihak sekolah, upacara dipimpin Sekko Firmanudin Ibrahim. Hadir di lokasi, anggota DPRD DKI Jakarta, Husen, Camat Palmerah, Febriandi Suharto beserta jajaran, Kabag Kesra Jakbar Abdurrahman Anwar, unsur tiga pilar dan perangkat wilayah setempat.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembacaan dan penandatanganan Ikrar Komitmen Bersama Jaga Sekolah Besih (Pilih, Pilah, Pulihkan) oleh civitas akademika SMK Muhammadiyah 4 serta sosialisasi dan praktik pemilahan sampah berdasarkan jenisnya di halaman sekolah.
Untuk diketahui, selain SMK Muhammadiyah 4, di area tersebut juga ada SMA Muhammadiyah 15 dan SMP Muhammadiyah 26. Dari informasi pihak sekolah, murid baru yang mengikuti MPLS hari pertama untuk jenjang SMP dan SMA-SMK di sekolah tersebut sekitar 460 siswa.
Pada sambutannya, Sekko Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim menyampaikan ucapan selamat datang kepada para murid calon pemimpin masa depan dalam pembukaan MPLS tahun ajaran baru 2026.
“Hari ini kita memasuki tahun ajaran baru melalui MPLS. Tema besar kita adalah, 'Menuju Jakarta Global City: Sekolah Aman, Siswa Berprestasi, Lingkungan Lestari'," ujarnya.
Ditegaskan Firmanuddin, tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan peta jalan bagi masa depan para siswa baru. Hari ini adalah tonggak awal langkah para siswa baru sebagai bagian dari Jakarta yang tengah bertransformasi menjadi Global Citiy. “Kita harus menyiapkan pondasi yang kokoh dari lingkungan sekolah. Tiga pilar utama yang kita usung bersama adalah; mewujudkan sekolah yang Aman, melahirkan Siswa yang Berprestasi, dan senantiasa menjaga Lingkungan yang Lestari. Mari kita mulai lembaran baru ini dengan semangat positif,” imbuh Firmanudin. Di lokasi tersebut ia juga mengapresiasi kepada seluruh murid baru dan pihak sekolah. Firmanudin juga mengingatkan, sekolah adalah laboratorium ilmu, tempat mengasah bakat yang unik dan wadah untuk mengukir prestasi tertinggi. “Sekolah adalah tempat merajut masa depan dan mempererat persaudaraan, bukan tempat untuk memupuk bibik permusuhan atau kebencian. Jalinlah pertemanan yang sehat sejak hari pertama ini,” imbuh Firmanudin. (Aji)





