Petugas Suku Dinas Bina Marga (SDBM) Jakarta Barat melakukan pembersihan cecaran atau tumpahan tanah di Jalan Outer Ring Road Cengkareng wilayah Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng. Pembersihan melibatkan dua tim dengan dua shift.
“Lokasi yang tercecer tumpahan tanah sudah kami bersihkan. Ada dua tim yang diterjunkan, satu tim terdiri sekitar tujuh orang petugas,” ujar Plh Kasudis BM Jakarta Barat, Abdul Jabar saat dikonfirmasi, Selasa (2/6).
Diungkapkan Jabar, debu dan tumpahan tanah berasal dari truk tanah dari proyek Stasiun IPAL Limbah Air Kotor yang melintas di Outer Ring Road atau Jalan Lingkar Luar Barat, wilayah Kelurahan Duri Kosambi yang mengakibatkan tanah tersebut berceceran di jalan sehingga mengganggu pengguna jalan dan mengotori jalan tersebut.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi yang bertanggung jawab proyek, yakni Dinas LH. Selain itu, pihaknya juga koordinasi dengan pelaksana proyek untuk mencegah terulangnya tumpahan material yang mengganggu keselamatan pengguna jalan.
“Sebagai instansi pemerintah, SDBM Jakarta Barat ikut andil dan membantu memberikan kenyamanan bagi masyarakat dengan cara mengerahkan Satgas PJLP, bantu pengamanan membersihkan sisa tanah-tanah yang masih ada di jalan, yang dirasa berbahaya bagi masyarakat pengguna jalan,” jelas Jabar.
Sebelumnya terinfo pada ALERT (Media Sosial) “Keluhan Tumpahan Tanah di Jalan Outer Ring Road Cengkareng Picu Sorotan Warganet”.
Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan banyaknya tumpahan tanah di badan Jalan Outer Ring Road Cengkareng pada Minggu (31/05). Kondisi tersebut dinilai memperlambat laju kendaraan dan memicu kepadatan lalu lintas di beberapa titik.
Mayoritas warganet mengeluhkan debu dan tumpahan tanah yang dinilai mengganggu kenyamanan serta membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan karena membuat jalan menjadi licin. Sebagian warganet mengaitkan kondisi jalan dengan aktivitas proyek pembangunan dan lalu lintas truk pengangkut tanah yang diduga menjadi sumber tumpahan material di badan jalan. (Aji)






