Sebanyak 30 peserta dibekali pelatihan wirausaha untuk merintis usaha kuliner bidang tata boga (Bakery) gratis selama 30 hari yang berlangsung di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Surya Cipta, Jalan Kebon Raya II No. 35, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (27/11).
Kegiatan tersebut merupakan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2025 yang diinisiasi Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Menurut perwakilan LKP Surya Cipta, Sanawiah, menjelaskan bahwa peserta pelatihan berasal dari lulusan SMK dan juga masyarakat binaan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) 30. SKB adalah Sanggar Kegiatan Belajar, lembaga pendidikan nonformal yang menyelenggarakan berbagai program keterampilan.
"Kami bekerja sama dengan SMK 60 dan SKB 30. Mereka ini kebanyakan adalah masyarakat dari DKI Jakarta yang antusias untuk belajar," ungkapnya.
Penilik PAUD Dikmas, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah 2, Lince Pasaribu mengatakan pihaknya mengapresiasi LKP Surya Cipta yang telah menyelenggarakan pelatihan sehingga masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas selama pelatihan berlangsung.
"Semua fasilitas untuk mengasah keterampilan, mulai dari alat hingga bahan baku, itu gratis. Kami patut bersyukur atas peran LKP Surya Cipta yang memfasilitasi peningkatan skill ini, yang sangat berguna sebagai bekal masa depan," ujar Lince.
Hal senada juga disampaikan Kepala Seksi Perindustrian Sudis PPKUKM Jakarta Barat, Hermi Andriani, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut, ia berharap pelatihan tersebut untuk dimanfaatkan peserta untuk menjadi bekal wirausaha.
"Ini luar biasa, pelatihan diberikan gratis selama 30 hari, mendapatkan sarana, bahan, dan di akhir nanti ada sertifikat. Semoga ini menjadi modal bagi adik-adik sekalian untuk menjadi pengusaha di masa depan," pungkasnya.
Sementara itu, Alifah Rahma (16) salah satu peserta pelatihan, mengaku bangga mengikuti pelatihan sebagai bekal untuk dapat menguasai keahlian dalam membuat roti.
"Semoga setelah pelatihan saya bisa punya skill masak roti yang bisa jadi bekal untuk mulai usaha bakery," ucapnya.
Senada dengan Alifah, Akmal Vijaz Virgiawan (18) mengungkapkan harapan agar ilmu yang didapat bisa menjadi modal usaha mandiri. Ia juga berharap program pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan.
"Ilmu yang didapat semoga bisa jadi bekal. Kegiatan pelatihan ini bagus sekali, semoga bisa ada terus ke depannya agar banyak yang bisa jadi pengusaha nantinya," pungkasnya. (Yan)





