Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat melalui perangkat wilayah dan OPD terkait gerak cepat (gercep) menangani dampak kebakaran di lingkungan Jalan Duri Bangkit RT 08 RW 09 Jembatan Besi, Tambora yang terjadi pada Minggu (11/1) dini hari
Pasca pemadaman belasan bangunan yang terbakar oleh personel Gulkarmat Jakbar, perangkat kelurahan-kecamatan setempat bersama OPD terkait seperti Sudis Sosial, BPBD dan lainnya langsung memberikan berbagai bantuan baik prasarana, logistik maupun tempat pengungsian dan pendirian posko layanan bagi warga terdampak.
Menurut Camat Tambora, Pangestu Aji, bantuan untuk penyintas juga mengalir dari PMI dan Baznas Bazis Jakbar, termasuk layanan adminduk bagi warga terdampak.
“Sejak awal sudah kami informasikan ke Sudis sosial, PMI dan Baznas untuk segara lakukan penanganan kebutuhan makanan dan material lainnya sebagai kebutuhan utama,” jelasnya saat dihubungi, Senin (12/1).
Lebih lanjut, dikatakan Aji, untuk tempat penampungan pengungsi warga terdampak kebakaran berada di Musalla Nurul Yaqien RT 08 RW 09 Jembatan Besi.
“Kami sudah persiapkan penampungan sementara di Mushollah bersama lurah, ketua RW, LMK dan RT setempat. Kami juga sudah menghubungi Dukcapil untuk penanganan berkas surat yang lenyap akibat bencana kebakaran,” ungkap Aji.
Ia pun menyebut beberapa bantuan yang telah disalurkan ke warga terdampak, antara lain dari Sudis Sosial Jakbar berupa makanan siap saji sebanyak 150 box, air mineral 150 dus, dan logistik lainnya serta peralatan kebersihan. Air mineral, selimut dan nasi kotak dari dari BPBD, air mineral dan nasi box dari Polsek Tambora.
Aji menambahkan, ke depan pihaknya bersama OPD terkait dan seluruh unsur masyarakat akan terus menggencarkan upaya-upaya antisipasi dan pencegahan terjadi kebakaran di wilayah Kecamatan Tambora.
“Ke depannya kita bersama warga semuanya untuk sama-sama mengawasi dan melakukan pencegahan terjadinya bencana kebakaran seperti sweeping atau operasi listrik (opal) dan edukasi-edukasi lainnya terkait pencegahan terjadinya bencana kebakaran,” pungkas Aji.
Untuk informasi, terjadi musibah kebakaran di kawasan Jalan Duri Bangkit RT 08 RW 09 Jembatan Besi pada Minggu (11/1) dini hari lalu sekitar pukul 04.25. Menghanguskan 14 bangunan rumah tinggal dan satu bangunan konveksi. Proses pemadaman melibatkan 80 personel Gulkarmat dan 16 unit armada damkar. Tidak ada korban luka dan jiwa, warga terdampak mencapai 36 KK atau 150 jiwa. (Aji)





