Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan memanfaatkan hasil kegiatan panen raya untuk pemenuhan bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Ke depannya, hasil panen dari Gerakan Kebun Pangan Lokal Perempuan di Jakarta Barat dapat mendukung program prioritas nasional yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk SPPG," ujar Ketua TP PKK Jakbar, Ety Sartika Yuli Hartono, pada kegiatan Panen Raya serentak se-DKI Jakarta, di GSG 07 RW 07 Kembangan Utara, Senin (30/3).
Dalam kegiatan ini, lanjut Ety Sartika, pihaknya juga mengundang perwakilan SPPG Kembangan Utara 1 dan 2 yang telah memberikan pelayanan Makan Bergizi Gratis pada 7000 sasaran yang terdiri dari anak sekolah, ibu hamil dan balita.
Terkait dengan hal itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menjelaskan, pihak Pemkot Jakarta Barat akan berkoordinasi dengan pengelola SPPG.
"Tentunya, kami akan berdiskusi lebih efektif dengan pengelola SPPG. Dukungan dari kelas berkebun ini akan sangat membantu SPPG pada kluster masing-masing. Contohnya di Kembangan Utara, pengelola SPPG nantinya berkoordinasi dengan lurah, camat dan kelompok wanita tani, agar tercipta kerjasama yang baik," tuturnya.
Sementara itu, perwakilan SPPG Kembangan Utara 1, M. Permana mengatakan pihaknya siap untuk bekerjasama dengan kelompok tani GSG 07 Kembangan Utara, dalam pemenuhan bahan pangan untuk program MBG di wilayah Kembangan Utara.
"Dari kami siap untuk mengambil bahan pangan dari acara ini, bisa diambil sebagiannya. Karena pemenuhan bahan pangan di SPPG cukup banyak. Paling kita ambil yang ada di sini, sisanya diambil dari luar, misalnya, labu madu, sayur pokcoy, jagung, serta ikan lele dan nila," ujarnya.
Pihaknya, lanjut Permana telah berkoordinasi dengan pengurus RW dan Lurah Kembangan Utara, Pepen, untuk tindaklanjut pemenuhan bahan pangan dari hasil panen di GSG 07.
"Kalau hasil panen di sini sudah terpenuhi, bisa informasikan ke kita, biar bahan pangannya langsung dibeli. Nantinya, kita sesuaikan dengan kebutuhan menu pada program MBG," jelasnya. (why)






