Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan kerja bakti Jaga Jakarta Bersih serentak di delapan kecamatan se Jakbar dengan tujuan utamanya adalah untuk optimalisasi saluran.
“Tujuan perlaksanaan kerja bakti adalah pertama optimalisasi saluran pembuangan air menuju drainase makro dan sungai. Kita ketahui Bapak-Ibu semua, bahwa potensi hujan ini masih terprediksi sampai nanti menjelang Imlek. Dan kita tentu memitigasi dari beberapa titik lokasi yang rawan dengan banjir dan genangan,” ujar Iin saat pimpin kerja bakti di ligkungan RW 02 Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Minggu (8/2) pagi.
Diungkapkan Iin, kejadian pada 12, 18 dan 22 Januari 2026 lalu menunjukkan bahwa lokus yang rawan potensi banji dan genangan masih menjadi perhatian Pemkot Jakarta Barat.
“Teman-teman dari suku dinas terkait lurah, camat, dan semua tim yang sudah bergerak bersama dalam pencegahan banjir ini sudah dilakukan secara rutin, tetapi tentunya kita perlu mewaspadai dari potensi hujan yang masih terprediksi sampai dengan bulan Februari ini, khususnya sebelum menjelang peringatan Imlek,” imbuh Iin.
Untuk itu, ia meminta seluruh jajarannya setiap hari kita lakukan kerja bakti secara rutin dengan membersihkan tali air dan saluran supaya lancar.
“Khususnya pastikan semua tali-tali air yang ada di lingkungan menjadi perhatian kita bersama seluruh unsur masyarakat untuk tidak ada sampah atau sedimen apapun yang menghambat aliran air. Kemudian kita juga jaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Beautifikasi lingkungan perlu kita lakukan bersama,” tandas Iin.
Ia juga menyampaikan, dampak banjir beberapa waktu lalu menyisakan banyak sampah yang harus dibersihkan untuk diangkut.
“Dalam waktu 48 jam kita mengangkut sampah dari area Cengkareng khususnya Rawa Buaya ini luar biasa. Hampir 30 armada truk kita sudah lakukan pengangkutan sampah dari mulai hari Minggu sampai Senin malam jam 10. Itu luar biasa sampahnya,” ungkapnya.
Menurut Iin, potensi ini bisa saja terjadi jika hujan kembali lebat. Untuk itu harus dipastikan sampah yang ada di lingkungan sudah dibersihkan bersama-sama. Selain itu, untuk menjaga keindahan dengan mengembalikan lingkungan yang indah dan nyaman.
“Kemudian mencegah genangan banjir yang kita lihat hari ini, kita akan melihat beberapa titik lokasi yang potensi genangan misalkan genangan itu berada di titik jalan, sisi jalan yang dilewati arus lalu lintas atau pejalan kaki maupun dari pengguna jalan, ini kita juga pastikan tidak ada gangguan dari genangan,” ujarnya,
Berarti, sambung Iin, tali-tali air sepanjang jalan sisi kanan-kiri jalan yang di Jalan Daan Mogot KM 13 sempat terjadi stuck.
“Ini menjadi perhatian penuh dan alhamdulillah Bapak Gubernur DKI Jakarta dengan dinas SDA nanti akan membuat pompa, rumah pompa yang akan bisa mengeliminasi dari air genangan yang ada di jalan,” kata Iin.
“Mudah-mudahan program Pemprov DKI ini berjalan lancar, dan kita butuh dukungan dari semua pihak. Ketika hujan besar, saya ingin semua petugas yang terlibat berada di jalan raya, teman-teman Dishub, Satpol PP, TNI-Polri untuk sama-sama kita pastikan lalu lintas berjalan lancar,” sambungnya. (Aji)






