Sebanyak 17 meter kubik lumpur dan sampah diangkut dari saluran saat melakukan gerebek lumpur di kawasan RW 04 Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (19/7).
Fokus kegiatan diarahkan pada pembersihan saluran air dengan mengangkat lumpur, sedimen, dan sampah yang menghambat aliran. Selain itu, petugas bersama warga melakukan penataan bantaran saluran agar aliran air kembali lancar dan kapasitas drainase meningkat.
Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan peralatan manual hingga mesin pompa berukuran kecil untuk mempercepat proses pembersihan. Dari kegiatan tersebut berhasil diangkut sebanyak 17 meter kubik terdiri dari 5 meter kubik sampah organik, 3,5 meter kubik sampah anorganik, dan 8,5 meter kubik lumpur hasil kurasan.
Lurah Rawa Buaya, Adith Pratama, mengatakan keberhasilan penanganan genangan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diimbau untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air, rutin melakukan kerja bakti, serta berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan," ujar Adith sesuai keterangan yang diterima.
Selain kerja bakti, pihaknya juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi kepada warga mengenai tata cara pembuangan sampah yang benar serta membagikan informasi layanan kebersihan yang dapat dihubungi masyarakat apabila membutuhkan penanganan persampahan."Kami berharap kegiatan pembersihan saluran secara berkala dapat menjadi budaya masyarakat sehingga sistem drainase tetap berfungsi optimal dan risiko banjir dapat diminimalkan," pungkasnya. (Kontri)






