Penimbangan Bank Sampah Bumi Lestari RW 07 , Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, mencatat sebanyak sampah pilah mencapai 3,5 ton. Menurut Lurah Srengseng, Adith Pratama, penimbangan dilakukan untuk memantau jumlah sampah yang terkumpul sekaligus menjadi dasar pencatatan nilai tabungan bagi warga. Dengan tujuan mendorong masyarakat lebih disiplin dalam memilah dan mengelola sampah yang memiliki nilai ekonomi."Kegiatan penimbangan dengan melibatkan kader, dasawisma dan warga setempat, mulai dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/4). Untuk diketahui, hasil penimbangan terdiri dari kardus menjadi jenis sampah yang paling dominan dengan total 1.480 kilogram. Selain itu, emberan tercatat 471 kilogram dan bodong A 350 kilogram. Jenis lainnya meliputi duplek 156 kilogram, botol plastik 154 kilogram, botol beling 149 kilogram, kaleng 125 kilogram, botol kecap 89 kilogram, serta kertas HVS 87 kilogram."Kami berharap partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah terus meningkat sehingga memberikan dampak positif bagi kebersihan dan keberlanjutan lingkungan," tuturnya. Sementara itu, Ketua Pengelola Bank Sampah Bumi Lestari, Sukini, menjelaskan kegiatan ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.“Melalui bank sampah, warga dapat mengubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai sekaligus menjaga lingkungan,” pungkasnya. (Kontri)
Kantor Walikota Administrasi Jakarta Barat
Jl. Kembangan Raya No.2, RT.5/RW.2, Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610.
Berita Terbaru






