Bank Sampah Bidadari RW 02, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, melakukan penimbangan sampah sebanyak 198,5 kilogram sampah pilah. Camat Kembangan Joko Suparno mengatakan, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.“Transformasi perilaku di tingkat masyarakat menjadi kunci menuju lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Dikatakan Joko, penimbangan sampah ini bertujuan mendorong kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus mengubah pola pikir warga agar tidak lagi memandang sampah sebagai limbah, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.
"Warga menyetorkan sampah yang telah dipilah untuk kemudian ditimbang oleh pengurus RW 02. Sampah tersebut selanjutnya disalurkan kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk dikelola lebih lanjut," katanya.
Lebih lanjut, Joko menambahkan, hasilnya sampah yang berhasil ditimbang mencapai 198,5 kilogram. Menurutnya penimbangan rutin dilaksanakan di bank sampah lain di wilayah Kelurahan Srengseng, termasuk Bank Sampah Bumi Lestari RW 07.
"Kami komitmen bersama warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah terus meningkat serta mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan," pungkasnya. (Kontri)
Srengseng, 17 April 2026 - Bank Sampah Bidadari di RW 02 Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat, menggelar kegiatan penimbangan sampah yang berlangsung hari ini. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kembangan, Joko Suparno, beserta jajaran kecamatan yang terdiri dari Wakil Camat, Sekretaris Kecamatan, Ka. Satpel Lingkungan Hidup, dan tim PKK Kecamatan. Dari Kelurahan Srengseng didampingi oleh Kepala Seksi Ekbang, Kepala Seksi Pemerintahan dan pelaksana, serta Ka. Satgas Pol PP Kelurahan Srengseng, PKK Kelurahan Srengseng, dan Karang Taruna Kelurahan Srengseng. Turut hadir Ketua RW 02, Para RT se-RW 02, dan dawis RW 02
Kegiatan penimbangan ini bertujuan untuk mengelola sampah pada tingkat RW sebagai bagian dari manifestasi kemandirian lingkungan. Melalui kegiatan ini, warga diajak untuk tidak lagi menganggap sampah sebagai beban, melainkan sebagai sumber daya yang dapat dikelola. Camat Kembangan, Joko Suparno, menekankan bahwa "transformasi perilaku di tingkat akar rumput menjadi kunci utama menuju lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan berdaya secara ekonomi."Proses penimbangan berlangsung dengan perangkat RW 02 yang melakukan penimbangan terhadap sampah yang telah disetor oleh warga. Sampah yang telah dipilah tersebut kemudian ditimbang dan dijual kepada Dinas Lingkungan Hidup. Truk dari Dinas LH rutin tiba setiap kali penimbangan terlaksana, sehingga mendukung kelancaran proses pengolahan sampah. Hasil Penimbangan Bank Sampah Bidadari RW. 02 hari ini sebanyak 198.5 kg.Kegiatan penimbangan ini bukan hanya dilaksanakan di RW 02, tetapi juga menjadi rutinitas di bank sampah Kelurahan Srengseng serta di bank sampah Bumi Lestari di RW 07. Ini menunjukkan komitmen dan kerjasama antar warga dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memanfaatkan sampah dengan lebih efektif. Kegiatan ini diharapkan dapat terus mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan berkontribusi dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.





