Arus balik Lebaran Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Terminal Kalideres, Jakarta Barat pada H+7 yang jatuh pada Sabtu (28/3), sebanyak 2.049 penumpang, terpantau mulai melandai dibandingkan puncak arus balik beberapa hari sebelumnya.
Meski demikian, aktivitas kedatangan penumpang masih cukup tinggi, didominasi pemudik yang kembali ke Jakarta untuk beraktivitas.
Berdasarkan data posko Angkutan Lebaran Terminal Kalideres, tercatat sebanyak 79 bus tiba dengan total 1.857 penumpang. Sementara itu, untuk keberangkatan, terdapat 15 bus yang membawa 192 penumpang keluar dari terminal.
Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetto mengatakan, tren arus balik pada H+7 menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan hari puncak, namun pergerakan penumpang masih terpantau stabil.
“Pada Sabtu (28/3) atau H+7, jumlah penumpang yang datang masih lebih tinggi dibandingkan yang berangkat, namun secara umum sudah mengalami penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi di terminal relatif kondusif dengan arus kendaraan dan penumpang yang terkelola dengan baik. Petugas tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan maksimal serta memastikan kelancaran operasional bus AKAP.
Dengan tren yang terus menurun, arus balik di Terminal Kalideres diperkirakan akan kembali normal dalam waktu dekat, seiring berakhirnya masa libur Lebaran 2026.
Pihaknya mengimbau, kepada para penumpang dan operator bus Akap yang kembali ke Jakarta untuk turun atau menurunkan pemudik di dalam terminal guna memberikan keamanan dan kenyaman.
"Di setiap terminal sudah tersedia pos terpadu. Jadi, Kami minta agar menaikan dan menurunkan di dalam terminal karena keamanan lebih terjamin. Apabila terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan, pelaporannya pun dapat dilakukan dengan lebih cepat," pungkasnya. (Lam)





