Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Barat melakukan kick off program pemagangan dalam negeri bagi lulusan SMA sederajat di lima wilayah DKI Jakarta tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung via telekonferensi zoom meeting tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta, Suharini Eliawati serta dihadiri Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin, yang dipusatkan di Ruang Aula Gelora Bung Karno, Kantor Pusat PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Senin (4/5).
Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan anggaran senilai Rp 15 milyar untuk program pemagangan bagi lulusan SMA sederajat. Program pemagangan berlangsung selama enam bulan dengan melibatkan sebanyak 67 perusahaan.
"Dari 1000 peserta yang magang, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp 15 miliar. Jadi bisa dibayangkan, yuk pergunakan kesempatan magang di 67 perusahaan yang telah berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta, pada program pemagangan," ujarnya.
Setelah menjalani magang 6 bulan, lanjut Suharini, para siswa bisa dipekerjakan pada perusahaan tersebut.
"Sekitar 30-70 persen, nantinya siswa yang magang bakal diterima kerja dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan perusahaan. Bagi saya, ini kesempatan baik yang harus diikuti," tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin mengatakan, program pemagangan bagi lulusan SMA sederajat tahun 2026 diikuti sebanyak 1000 peserta yang tersaring dari sekitar 10.000 pendaftar. Program ini dilaksanakan selama 6 bulan, mulai 4 Mei hingga 31 Oktober Tahun 2026.
"Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan 67 perusahaan pada program pemagangan APBD Tahun 2026," jelasnya.
Kepala Sudis Nakertransgi Jakarta Barat, Jackson D Sitorus menambahkan, untuk wilayah Jakarta Barat, program pemagangan bagi lulusan SMA Sederajat diikuti sebanyak 200 peserta yang terbagi dalam dua batch.
"Untuk batch pertama diikuti sebanyak 120 orang, sisanya dilaksanakan pada batch kedua pada bulan Juni 2026," ujarnya.
Jackson melanjutkan, 200 peserta akan mengikuti magang selama 6 bulan pada perusahaan yang terlibat dalam program Pemagangan APBD 2026 Pemprov DKI Jakarta.
"Ada 13 perusahaan di Jakbar, yang terlibat dalam program ini, diantaranya Lawson, Mercure Hotel, Abuba Steak dan The Cost," tuturnya.
Ia menambahkan, selama mengikuti program pemagangan, peserta akan memperoleh sejumlah manfaat, yakni mendapatkan uang saku Rp 2,5 juta per bulan, BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM), Sertifikat pemagangan, Peluang karier setelah program selesai.
"Selama enam bulan magang, mereka akan didampingi mentor untuk belajar sambil bekerja. Kemudian akan ada evaluasi dari perusahaan, sesuai arahan bu asisten perekonomian dan keuangan, sekitar 30 % nanti diterima bekerja di perusahaan-perusahaan," tambahnya. (why)





