Kantor WALIKOTA JAKARTA BARAT Tempat Kami Menumpahkan Segenap Pikiran & Tenaga Demi Kesejahteran Masyarakat

DETAIL BERITA

Kota Administrasi Jakarta Barat

Atasi Stunting, Pemkot Jakbar Gelar 'Beraksi' di RPTRA Wijaya Kusuma

Kesejahteraan Masyarakat Selasa, 7 November 2023 - 15:28  154 Reporter : H.Ahmad Mujahid Edited By Izzudin

Kegiatan Jakara Barat Beraksi atasi stunting di RPTRA Wijaya Kusuma

Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar kegiatan Beraksi atau Bergerak Atasi Stunting secara serentak yang terpusat di RPTRA Wijaya Kusuma, Jalan Wijaya RT 01/09, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Selasa (7/11).

Kegiatan kerjasama TP PKK Kota Administrasi Jakarta Barat dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Perumda PAM Jaya tersebut diisi dengan pemberian makanan utama bergizi dan makanan kudapan berprotein hewani tinggi secara simbolis untuk sekitar 200 balita yang tersebar di delapan lokasi fokus (lokus) se-Jakarta Barat.

Hadir Ketua TP PKK Jakarta Barat, Lisniawati Uus beserta jajaran, Ketua DWP Perumda PAM Jaya, Lya Arief Nasrudin, unsur SKPD/UKPD terkait, jajaran kecamatan-kelurahan setempat dan lainnya. Mewakili Wali Kota Jakarta Barat, kegiatan dibuka Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Jakbar, Abdurrahman Anwar.

Ketua TP PKK Jakbar, Lisniawati Uus, menyebut di Jakarta Barat ada delapan lokus stunting sesuai Surat Keputusan Walikota nomor e 0084 tahun 2022. Yakni, di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jati Pulo, Kota Bambu Utara, Tegal Alur, Cengkareng Timur, Wijaya Kusuma, Rawa Buaya, dan Duri Kosambi. 

“Dharma Wanita Persatuan Perumda PAM Jaya bersama PKK Jakarta Barat berkomitmen untuk bersama-sama melakukan intervensi dengan memberikan makanan lokal yang mengandung protein hewani kepada 200 balita selama 14 hari ke depan, dimulai dari tanggal 7 November ini serentak di delapan lokus stunting. Saya berharap proses ini bisa kita kawal dengan baik sehingga anak-anak yang awalnya memiliki masalah gizi menjadi lulus di empat belas hari ke depan,” ujar Lisye. 

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga melibatkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri atas kader PKK, Bidan dan Ahli Gizi Puskesmas, serta Petugas Penyuluh KB yang mengolah anggaran dukungan Perumda PAM Jaya menjadi menu bergizi yang telah disusun. 

“Kita lihat contohnya pada menu yang disajikan hari ini. Selama 14 hari ke depan, para balita akan menerima tiga hari makanan utama dan sebelas hari makanan kudapan berprotein hewani tinggi dengan monitoring langsung dari Tim Pendamping Keluarga,” ungkap Lisye.

Kabag Kesra Setko Jakbar, Abdurrahman Anwar, mengapresiasi kegiatan Bergerak Atasi Stunting secara serentak. “Kami bangga karena Jakarta Barat sebagai salah satu wilayah yang menjadi dukungan Perumda PAM Jaya dalam menjalankan komitmen sebagai BUMD yang turut fokus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melaksanakan Amanah Perpres nomor 72 tahun 2021 yaitu percepatan penurunan stunting,” katanya.

“Hari ini, kita akan mengawal bersama sebuah upaya kolaborasi dua organisasi besar yang berisi Wanita-wanita hebat, yaitu Tim Penggerak PKK Kota Admistrasi Jakarta Barat dan Dharma Wanita Persatuan Perumda PAM Jaya untuk menjalankan misi mempersiapkan generasi emas yang cerdas, sehat, berakhakul karimah dan berkarakter agar ketika Indonesia mencapai bonus demografi maka kita telah berkontribusi dalam mencetak generasi berkualitas yang mampu berkompetisi dengan  negara lainnya di dunia.” lanjutnya.  

Selain itu, sambungnya, dukungan seluruh stakeholder terkait;  lurah, camat, puskesmas, tim percepatan penurunan stunting, para kader, tokoh masyarakat, tokoh agama dan juga Baznas (Bazis Jakarta Barat) sebagai agregator, merupakan kekuatan lain yang akan mempercepat upaya menurunkan stunting di Jakbar.

“Selama 14 hari ke depan, akan dilakukan intervensi spesifik dan sensitive yang akan kita monitor bersama pelaksanaannya. Bukan hanya pemberian makanan bergizi, namun yang lebih penting bagaimana nantinya para ibu balita yang menjadi pengasuh sehari-hari dapat menerapkan pola pengasuhan dan perilaku hidup sehat pada keluarganya,” ujar Abdurrahman. 

Sementara itu, Ketua DWP Perumda PAM Jaya, Lya Arief Nasrudin, menyambut positif kegiatan tersebut.

“PAM Jaya dengan program CSR-nya membuka kemungkinan setelah kegiatan ini selesai, kolaborasi kembali untuk di Jakarta Barat. Di tahun depan harapannya stunting sudah turun, sudah tidak ada, tapi Insya Allah tetap kami berupaya kolaborasi kembali dengan wilayah Jakarta Barat,” pungkasnya. (Aji)




BERITA TERBARU
...    
...    
...    
...    
...    
FASILITAS
  
Pendidikan

  
Kesehatan



  
Olah Raga


GOVERNMENT PUBLIC RELATION (GPR)
INFOGRAFIS