Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah meresmikan ATM Beras Masjid Jami Al-Alawiyah, Jalan Srengseng Raya No 77, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Minggu (8/3) sore.
Peresmian ditandai penandatanganan oleh Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah dan gunting pita bersama pengurus/DKM Majid Al-Alawiyah. Hadir Kepala Kantor Kemeng Jakbar, Saiful Amri, sejumlah pimpinan OPD Pemkot Jakarta Barat, Camat Kembangan Joko Suparno, jajaran Polsek-Koramil, perangkat wilayah setempat, pengurus yayasan-DKM Masjid Al-Alawiyah, tokoh masyarakat setempat, jamaah masjid dan warga masyarakat.
Selain peresmian ATM Beras, pada kesempatan tersebut Iin dan pengurus-DKM masjid juga menyerahkan santunan untuk 132 anak yatim dari Masjid Al-Alawiyah, serta pembagian 1.000 takjil kepada masyarakat setempat dan pengendara yang melintas di Jalan Srengseng Raya.
"Yang menarik ini ada ATM Beras untuk warga yang membutuhkan. Ini baru kali perdana saya melihat ada sodaqoh yang bisa langsung warganya mengambil sendiri, kemudian mendapatkan haknya sesuai dengan kebutuhannya setelah data yang akurat yang sudah dilakukan oleh panitia,” tuturnya.
“Jadi sangat bagus sekali bisa langsung, transparan dan bermanfaat untuk warga yang membutuhkan. Jadi saya sangat bangga dan apresiasi terhadap semua kegiatan yang telah digagas oleh Masjid Al-Alawiyah. Terima kasih kepada DKM, Yayasan Al-Alawiyah yang sudah melakukan banyak kegiatan positif untuk masyarakat khususnya di wilayah Kelurahan Srengseng,” sambung Iin.
Sementara itu, Ketua DKM Al-Alawiyah, KH Hafani Baihaqi, mengungkapkan ide ATM Beras berangkat dari kepedulian terhadap sesama. Karena ternyata masih ada warga masyarakat yang kekeurangan dan kesulitan untuk membeli atau mendapatkan kebutuhan pangan pokok, yakni beras.
“Untuk itu, kami mohon dari semua yang hadir di sini, warga dan jamaah masjid untuk mendukung program ini,” ujarnya.
Untuk informasi, pengurus atau panitia Masjid Al-Alawiyah sebelumnya telah melakukan pendataan terhadap warga masyarakat sekitar Masjid yang akan menerima manfaat ATM Beras. Tercatat ada sekitar 100 orang warga sekitar.
Nantinya setiap bulan sekali penerima manfaat bisa mengambil beras di mesin ATM dengan cara tap kartu yang dipegang masing masing penerima. Adapun banyaknya beras yang bisa diambil dari mesin ATM Beras tersebut maksimal 10 liter/kg per kartu, sesuai jatah hak yang diterima masing masing penerima manfaat yang telah didata. (Aji)






