Bulan Ramadan bukanlah sekadar hitungan bulan pada kalender hijriah. Ramadan adalah bulan mulia yang disebutkan dalam Al Quran.
Demikian diungkapkan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, pada kegiatan Safari Ramadan di Masjid Almarhumah RW 07 Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Selasa (24/2).
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra), Amien Haji, Asisten Pemerintahan, Holy Susanto, Plt Camat Kalideres, Raditian Ramajaya, para lurah se-Kecamatan Kalideres, Kepala Pelaksana Wilayah Baznas Bazis Jakarta Barat, Heru Nurwanto, tokoh ulama dan masyarakat serta pengurus DKM Masjid Almarhumah.
Lebih lanjut, Iin Mutmainnah menuturkan, Ramadan adalah tempat belajar dan menimba ilmu untuk selanjutnya dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari. Secara harfiah, ibadah yang dijalani pada bulan Ramadan adalah puasa.
"Puasa pada hakikatnya, adalah melatih diri kita untuk mengendalikan diri. Jika seluruh warga Jakarta Barat memiliki akhlakul karimah (akhlak yang terpuji), Insya Allah wilayah kita akan lebih sejahtera dan penuh keberkahan," tukasnya.
"Saya yakin wilayah Kalideres, adalah gudangnya para alim ulama dan tokoh masyarakat. Saya lihat masjid-masjid di sini sangat bagus dan melihat sejarah hubungan kekerabatan dan gotong royong yang sangat tinggi," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Iin Mutmainnah menitipkan pesan kepada pengurus DKM Masjid Jami Almarhumah, agar terus menghidupkan Masjid. Jangan hanya berlomba membangun fisiknya, tapi membangun juga nilai-nilai ukhrawinya. Karena Masjid adalah tiang agama yang menguatkan umat Islam kelak.
Sebelumnya, perwakilan pengurus Masjid Jami Almarhumah, Arfin menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, pada kegiatan silaturahim tersebut.
"Kami doakan semoga agenda silaturahmi ibu wali kota, sampai Ramadan, selalu berikan Allah SWT kemudahan dan kelancaran," ujarnya.
Safari Ramadan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah di Masjid Jami Almarhumah, Pegadungan, diisi dengan pemberian santunan kepada 10 anak yatim, pemberian lima kursi duduk portabel, serta uang pembinaan untuk Masjid Jami Almarhumah. (why)





