Tim penilai Benyamin S Award melakukan kunjungan ke lima wilayah kelurahan di Jakarta Barat, Senin (8/9), yakni Kelurahan Slipi, Kemanggisan Kecamatan Palmerah, Kelurahan Glodok Kecamatan Taman Sari, Kelurahan Kebon Jeruk dan Kedoya Utara Kecamatan Kebon Jeruk.
Untuk informasi, program Benyamin S kepanjangan dari Bersih, Nyaman, Indah dan Sejahtera. Adapun tim dari DKI yang melakukan penilaian dibagi dua. Tim 1 ke wilayah Kelurahan Slipi, Kemanggisan dan Glodok, tim 2 ke Kebon Jeruk dan Kedoya Utara. Rombongan tim 1 diterima Wakil Camat Palmerah, Pangestu Aji dan jajaran.
"Di Kelurahan Slipi untuk kategori nyaman yang dikunjungi Gang O RT 007 RW 07 dan kategori bersih Jalan KS Tubun III Dalam RT 01 RW 06. Di Kemanggisan kategori nyaman Jalan Anggrek Garuda No D II, RT 02 RW 02, kategori indah Taman Cattleya Jalan Letjen S Parman, RT 15 RW 01," sebut Aji.
Selanjutnya tim 1 menuju Kelurahan Glodok untuk mengunjungi lima titik, yakni kategori sejahtera Petak Enam Pancoran, Jalan Pancoran No 43, RT 02 RW 06, Gereja Santa Maria de Fatima, Jalan Kemenangan III No 47 RT 03 RW 02, Wihara Dharma Bakti, Jalan Kemenangan III No 19 3, RT 03 RW 02, Wihara Toa Se Bio, Jalan Kemenangan III No 48, RT 11 RW 03, dan kategori bersih Jalan Glodok Barat No 57 RT 02 RW 01.
Adapun kunjungan Tim 2 diterima Wakil Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi dan jajaran. Di Kelurahan Kebon Jeruk untuk kategori nyaman Jalan Mawar 3 RT 02 RW 07 dan kategori indah taman seberang Kantor Kecamatan Kebon Jeruk, Jalan Raya Kebon Jeruk No 39 RT 05 RW 01.
Di Kedoya Utara untuk kategori indah Taman Cosmos, Jl Taman Cosmos RT 12 RW 07, Taman Maju Bersama Perumahan Green Garden RT 02 RW 10, dan kategori bersih Taman Ratu Blok BB3 RT 06 RW 11. Setelah penilaian tim tingkat provinsi ini akan dilakukan kembali survey dan penilaian tahap akhir sekitar Oktober 2025 mendatang, kemudian pengumuman pemenang.
Untuk informasi, menuju 5 abad Jakarta, Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta berupaya terus untuk memastikan model pembangunan berkelanjutan berjalan dan berdampak di seluruh wilayah DKI.
Pembangunan yang dimaksud tidak selalu top-down, tetapi juga melalui inspirasi dan aspirasi dari level pemerintahan bawah, yakni kelurahan (bottomup). Pemprov DKI ingin memotivasi sekaligus meningkatkan skalanya melalui ajang apresiasi untuk para heroes, melalui program Benyamin S Award.
Program Benyamin S Award membawa visi besar yang mengarah pada pembangunan lingkungan kota yang bersih, nyaman untuk tempat tinggal, mempesona secara estetika, sekaligus membawa kesejahteraan bagi tiap warganya.
Apresiasi terhadap para pemimpin wilayah diharapkan mampu menginspirasi dan berdampak luas, sekaligus menjadikan nama Legenda Betawi, Benyamin Sueb, senantiasa teraktualisasi dalam derap langkah Jakarta sebagai Kota Global. (Aji)






