Pengelola Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kalideres, Jakarta Barat mengintensifkan pemeriksaan kelaiakan atau ramp check terhadap kendaraan yang akan digunakan untuk angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Kepala Terminal Bus AKAP Kalideres, Revi Zulkarnain, menyebut setiap hari pihaknya melakukan pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh terhadap sekitar 30 bus.
“Kapasitas pemeriksaan ramp check di Terminal Kalideres itu dibatasi karena setiap pemeriksaan membutuhkan waktu sekitar 25 menit. Jadi maksimal kita bisa memeriksa sekitar 30 unit bus,” kata Revi saat ditemui di Terminal Kalideres, Kamis (4/12).
Dijelaskan Revi, ramp check dilakukan untuk memastikan seluruh bus yang berangkat dalam kondisi yang layak jalan sekaligus memberikan rasa aman bagi para penumpang.
“Pemeriksaan uji kelaikan pada bus kita dibantu dari Sudis Perhubungan Jakarta Barat untuk memastikan bahwa bus yang diberangkatkan dalam kondisi layak jalan dan tidak membahayakan bagi penumpang,” kata Revi.
Menurutnya, aspek teknis kendaraan dibagi menjadi dua kategori, yakni teknis utama dan teknis penunjang. Dia menjelaskan bagian teknis utama seperti rem, sistem kemudi, lampu, dan lain-lainnya harus dalam kondisi optimal dan tidak memiliki toleransi kerusakan.
“Kalau rem, kemudi, atau lampu tidak baik, bus tidak diperbolehkan berangkat. Harus diperbaiki terlebih dahulu,” tandasnya.
Sedang untuk teknis penunjang seperti alat pemadam kebakaran, alat pemecah kaca, dan kotak obat, masih dapat ditoleransi karena tidak mempengaruhi langsung aspek keselamatan utama kendaraan.
“Kalau teknis penunjang itu seperti alat pemadam kebakaran, alat pemukul kaca, kotak obat itu hanya sebagai pelengkap di dalam kendaraan, tidak mempengaruhi teknis dari layak jalan kendaraan itu sendiri,” pungkasnya. (Aji)






