Sebanyak 3 Kilogram sayuran bayam dengan metode hidroponik dipanen dari RPTRA Satria di Jalan Satria III RT 03 RW 04 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (17/3).
Kepala Satlak (Kasatlak) KPKP Kecamatan Grogol Petamburan, Djunet Priambodo mengatakan, kegiatan panen dihadiri 20 orang, termasuk perangkat kelurahan, staf RPTRA Satria, serta tim dari Satuan Pelaksana Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Satpel KPKP) Kecamatan Grogol Petamburan.
Dikatakan Djunet, panen ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehat, dan untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah perkotaan serta memberikan nilai tambah bagi penghasilan masyarakat.
"Panen kali ini berhasil memproduksi sebanyak tiga kilogram bayam dari kegiatan urban farming yang dilaksanakan di RPTRA Satria," katanya.
Lebih lanjut, Djunet Priambodo menjelaskan bahwa ke depan mereka berencana untuk mengembangkan wilayah RPTRA Satria dengan menanam berbagai tanaman obat keluarga (toga).
"Kami akan menanam tanaman seperti jahe, bawang merah, lengkuas, kunyit, daun cincau, dan daun pandan, sehingga dapat memberikan manfaat lebih bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra mengaku pihaknya mengapresiasi kerja keras dari jajaran RPTRA Satria dalam mengelola urban farming mulai dari penyemaian hingga panen.
"Semoga panen ke depan bisa ditingkatkan hasilnya. Dengan adanya program urban farming, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya ketahanan pangan dan kesehatan melalui konsumsi sayuran segar," pungkasnya.






