Halo Sobat! 👋
Saya Bang-Batik. Ada yang bisa saya bantu terkait wilayah Jakarta Barat?
Publikasi
Ratusan Warga Kalideres Nge-Mall untuk Divaksin Covid
Ratusan Warga Kalideres Nge-Mall untuk Divaksin Covid
Wahyu CP
16 Juni 2021
Kes. Masyarakat
4518
Warga Kalideres beramai-ramai menyambangi Mall Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (16/6). Mereka datang bukan untuk belanja, melainkan mengikuti vaksinasi covid-19 untuk usia 18-59 tahun. Antusias warga Kalideres mengikuti vaksinasi covid terlihat sejak pagi hari. Mereka rela antri di lantai 2 mall yang dijadikan lokasi vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi covid berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan. "Saya datang jam 7 pagi. Kirain saya bisa duluan divaksin, ternyata sudah banyak yang antri," tutur Harry, warga RW 17, Kelurahan Kalideres. Ia menuturkan, dirinya mengikuti vaksinasi covid setelah mendaftarkan diri melalui pengurus RT. Ia mendaftar hanya dengan menggunakan kartu identitas penduduk. Kemudian pengurus RT mendata untuk selanjutnya didaftarkan sebagai peserta vaksinasi covid-19. Selain Harry, tetangganya juga telah didata untuk mengikuti vaksinasi covid-19 di lantai 2, Mall Daan Mogot. "Sebagian besar sudah mendaftar.Saya mendaftarkan diri karena ingin mencegah terjadinya penularan virus corona," tuturnya. Terkait soal vaksinasi, pria keturunan Tionghoa mengaku tak takut disuntik vaksin. Tidak juga terpengaruh pada isue negatif terkait vaksin covid. "Pemberian vaksin ini untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan tak mudah terserang penyakit, termasuk covid-19. Saya yakin itu. Karena belum ada obat yang ampuh untuk melawan virus corona," paparnya. Sementara itu Kepala Satpol Kelurahan Kalideres, Cahya Melansari mengatakan, pelaksanaan vaksinasi covid berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan. Kegiatan vaksinasi digelar oleh tim puskesmas kelurahan Kalideres berkolaborasi dengan RS. Mitra Keluarga serta Mall Daan Mogot. Informasi yang diperoleh menyebutkan, vaksinasi covid untuk kategori usia 18-59 tahun dihadiri sebanyak 400 warga Kalideres. Dari jumlah tersebut, 366 warga berhasil divaksin dosis 1. Sementara 34 warga lainnya mengalami penundaan. "Mereka yang mengalami penundaan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut di puskesmas," ujarnya. (why)