Puluhan pasukan oranye yakni petugas PPSU Kelurahan Kapuk melakukan gerebek lumpur pada saluran di sepanjang Jalan Kebon Jahe RW 03, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (21/1).
Lurah Kapuk, M. Arief Budiman mengatakan bahwa kegiatan gerebek lumpur dilakukan pada area rawan genangan atau banjir saat musim hujan. Kegiatan ini melibatkan puluhan 'pasukan oranye' petugas PPSU Kelurahan Kapuk.
"Kami melakukan gerebek lumpur. Kurang lebih 35 PPSU dikerahkan mengeruk lumpur pada saluran air sepanjang kurang lebih 100 meter dari Jalan Kebon Jahe hingga Kali Apuran," ujarnya.
Dijelaskan Arief, gerebek lumpur difokuskan pada saluran air yang tidak berfungsi normal. Selain mengalami pendangkalan, saluran air juga tersumbat sampah.
"Kami harus membongkar lima inrit yang bikin saluran mampet di sepanjang Jalan Kebon Jahe. Bongkarnya pakai mesin bor beton dan palu godam," ujarnya.
Lebih lanjut M. Arief menjelaskan, petugas PPSU Kapuk berhasil mengeruk lumpur sebanyak 200 karung.
"Sebanyak 200 karung lumpur selanjutnya diangkut truk dari suku dinas sumber daya air. Pengerukan lumpur dilaksanakan selama 3 jam," tukasnya.
Selain pengerukan di Jalan Kebon Jahe RW 03, pihaknya akan melakukan kegiatan sama pada saluran air lainnya di wilayah Kapuk.
"Kami juga mengimbau kepada warga agar tidak membuang sampah yang bisa mengakibatkan saluran tak berfungsi normal. Kami sudah sosialisasikan setiap kali ada pertemuan dengan warga," tambahnya. (why)





