Halo Sobat! 👋
Saya Bang-Batik. Ada yang bisa saya bantu terkait wilayah Jakarta Barat?
Publikasi
Pemkot Jakbar Kembangkan Industri Kreatif
Pemkot Jakbar Kembangkan Industri Kreatif
H.Ahmad Mujahid
9 Maret 2017
Pemerintahan
838
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat akan mengembangkan industri kreatif. Setidaknya, pengembangan itu terangkum dalam usulan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang dibahas di wilayah Jakbar. Sekretaris Kota (Seko) Jakarta Barat, Asril Marzuki, mengungkapkan selama ini banyak usulan masyarakat melalui musrenbang didominasi masalah fisik. Namun, masalah non fisik juga tak kalah pentingnya. Usulan non fisik dalam musrenbang itu lebih fokus pada masalah pemberdayaan manusia. Bentuknya bisa berupa pelatihan, pembinaan dan pengembangan. "Usulan masyarakat dalam musrenbang masih didominasi masalah fisik seperti perbaikan jalan, saluran air, pengadaan TPS, dan sebagainya. Namun, masalah non fisik juga tak kalah pentingnya. Apalagi, Gubernur DKI Jakarta menginginkan warga Jakarta itu otak penuh, perut penuh dan dompet penuh," ujar Asril, saat membuka musrenbang tingkat Kecamatan Kembangan, di aulan kantor kecamatan, Kamis (9/3) pagi. Hadir Asisten Pemerintahan Jakbar Denny Ramdhany, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sri Yuliani, para lurah se Kembangan dan tokoh masyarakat. Terkait pemberdayaan manusia, lanjut Seko, Pemprov DKI baru-baru ini tengah membidik para pelaku kreatif untuk dapat berkembang. "Pada musrenbang tingkat kota nantinya lebih menyoroti masalah pengembangan program ekonomi kreatif. Nantinya, Pemkot Jakbar akan memberikan ruang dan fasilitas apabila ada peluang pengembangan ekonomi kreatif," katanya. Ia menambahkan, selama ini banyak pelaku kreatif tidak berkembang karena tidak memiliki modal dan fasilitas. Sementara itu Camat Kembangan, Agus Ramdhani, menjelaskan pelaksanaan musrenbang tingkat kecamatan merupakan hasil musrenbang tingkat kelurahan. Dalam musrenbang ini tercatat sekitar 494 usulan. Dari jumlah itu, sebanyak 292 usulan di antaranya dilanjutkan ke tingkat kota setelah dilakukan verifikasi. Sedang sisa usulan lainnya dalam pengerjaan masing-masing instansi terkait. Ia mencontohkan perbaikan jalan di Meruya Utara. Usulan warga itu tidak diteruskan ke tingkat kota karena akan dibenahi Sudin Bina Marga tahun 2017. Pada kesempatan tersebut, anggota DPRD DKI Jakarta, HM Hasan, mengapresiasi musrenbang Kecamatan Kembangan. Ia berharap, musrenbang dapat mengakomodir keinginan masyarakat. Karena anggaran kegiatan musrenbang ini telah disetujui DPRD. Sedang bagi warga yang usulannya ditolak diminta tidak patah arang. "Karena kami terus berjuang terhadap aspirasi masyarakat," katanya. (why/aji)