Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat akan menyelenggarakan bakti sosial khitanan massal dan operasi katarak gratis yang menyasar warga prasejahtera untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Demikian dibahas pada rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Barat, Firmanuddin Ibrahim didampingi Kabag Kesra, Abdurahman Anwar yang berlangsung di ruang rapat Wakil Wali Kota Jakbar, Kamis (7/5).
Sekko Jakbar, Firmanuddin Ibrahim, mengatakan Pemkot Jakbar menargetkan sebanyak 500 anak dari keluarga prasejahtera untuk mengikuti sunatan massal, yang direncanakan akan menggandeng pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) pada 27 Juni 2026 di Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Menurutnya, supaya tepat sasaran maka akurasi data agar bantuan ini benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan. Ia meminta camat dan lurah untuk menyisir wilayah masing-masing, dengan prioritas anak yatim dan penghuni rumah susun, seperti Rusun Angke di Tambora dan Pesakih di Cengkareng.
"Tolong dipastikan setiap kelurahan mengirimkan delegasinya. Kita juga dorong keterlibatan CSR untuk memberikan uang saku tambahan bagi anak-anak agar mereka lebih bersemangat," ujar Firmanuddin.
Selain itu, Pemkot Jakbar juga akan menggelar operasi katarak gratis pada Agustus mendatang dengan target 250 peserta untuk menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Program ini terbuka bagi warga usia 15 hingga 80 tahun. Untuk tempat sedang dikaji di beberapa RSUD wilayah Jakarta Barat.
Lebih lanjut, Firmanuddin mengakui dampak nyata program ini terhadap produktivitas warga, diantaranya calon pasien usia sekolah yang terkendala pendidikan akibat gangguan penglihatan.
"Kegiatan ini sangat krusial. Dari yang tadinya tidak melihat menjadi bisa melihat kembali, sehingga mereka bisa mengikuti ujian paket atau kembali bekerja," tambahnya.
Untuk mengantisipasi peserta yang batal hadir karena kendala teknis, lanjut Firmanuddin, pihaknya minta panitia menyiapkan fasilitas transportasi bagi peserta dan keluarga pendamping.
Untuk membantu panitia, sambung Firmanuddin, Pemkot Jakbar akan mengerahkan kader PKK, Dasawisma, serta jajaran RT/RW untuk melakukan screening awal di lapangan. Sinergi ini diharapkan dapat memastikan seluruh kuota terpenuhi dan tepat sasaran tanpa ada warga yang terlewatkan informasi.
"Periksa seluruh wilayah Jakbar, pastikan warga kurang mampu mendapatkan bantuan ini. Kita harapkan kegiatan ini menjadi ladang ibadah bagi kita semua," pungkasnya. (Hfz)






