Kelurahan Kota Bambu Utara terus mengoptimalkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui kegiatan rutin Bank Sampah Kelurahan bersama Bank Sampah RW 02. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan di wilayah RW 02 dengan melibatkan pengurus lingkungan dan warga setempat, serta bekerja sama dengan Bank Sampah Induk dari Dinas Lingkungan Hidup.
Aktivitas bank sampah meliputi proses pemilahan sampah dari sumbernya, penimbangan, pencatatan tabungan nasabah, hingga penjualan hasil sampah yang telah dipilah. Bank Sampah Kelurahan beroperasi setiap hari, sementara Bank Sampah RW 02 aktif melayani warga setiap hari Rabu.
Ketua RW 02, Decky Ohei, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu solusi nyata dalam mengurangi volume sampah di lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Kami terus mendorong warga untuk aktif memilah sampah dari rumah. Selain lingkungan menjadi lebih bersih, warga juga mendapatkan manfaat ekonomi melalui tabungan dari bank sampah,” ujarnya.
Sementara itu, petugas Bank Sampah RW 02, Vita, menjelaskan bahwa antusiasme warga cukup baik dan terus meningkat seiring dengan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Warga mulai terbiasa memilah sampah organik dan anorganik. Hasilnya tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga dapat ditabung dan dimanfaatkan kembali,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh petugas Bank Sampah Kelurahan, Nurul Huda, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam pengelolaan sampah.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung gerakan pilah sampah dari sumber serta penerapan pola hidup bersih dan sehat. Dengan kolaborasi yang baik, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, selain membantu menekan dan mengontrol volume sampah di wilayah, juga memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Bank sampah turut memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga melalui sistem tabungan sampah.
Kelurahan Kota Bambu Utara mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, mulai dari memilah sampah di rumah hingga menjadi nasabah bank sampah.
“Dari sampah menjadi berkah, dari kita untuk masa depan yang lebih baik,” menjadi semangat bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai.






