Halo Sobat! 👋
Saya Bang-Batik. Ada yang bisa saya bantu terkait wilayah Jakarta Barat?
Publikasi
Gelar Roadshow, FKDM Palmerah Perkuat Ketahanan Sosial dan Deteksi Dini di Kota Bambu Utara
Gelar Roadshow, FKDM Palmerah Perkuat Ketahanan Sosial dan Deteksi Dini di Kota Bambu Utara
Kelurahan Kota Bambu Utara | MOHAMAD SAEPUDIN (ACIL)
29 April 2026
Pemerintahan
123
Rendy Yusuf
Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Palmerah menggelar kegiatan roadshow bertema “Harmonisasi FKDM Kecamatan Palmerah dan Kelurahan dengan 4 Pilar dalam Membangun Ketahanan Sosial Masyarakat Jaga Jakarta Tahun 2026”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 4 Kantor Kelurahan Kota Bambu Utara pada Rabu (29/4/2026).Roadshow ini dihadiri Camat Palmerah Febbiandri Suharto, Wakil Camat Palmerah Muhammad Ilham, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Palmerah Trinanda Puspitosari, Lurah Kota Bambu Utara Setia Budi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Koordinator Wilayah FKDM tingkat kota, Ketua FKDM Kecamatan Palmerah, serta jajaran FKDM di tingkat kecamatan dan kelurahan.Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antara FKDM kecamatan dan kelurahan, sekaligus meningkatkan peran strategis FKDM dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat melalui deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.Lurah Kota Bambu Utara, Setia Budi, menegaskan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas FKDM, terutama dalam menyusun laporan kewaspadaan dini.“FKDM dalam membuat laporan tidak hanya meneruskan laporan RT/RW atau warga, tetapi harus disertai analisa. FKDM merupakan mata dan telinga pemerintah,” ujarnya. Ia juga mendorong adanya pelatihan intelijen melalui kerja sama dengan pihak kepolisian.Sementara itu, Camat Palmerah, Febbiandri Suharto, menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh unsur yang selama ini berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah.“Kami mengapresiasi upaya lurah beserta jajaran, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan FKDM dalam menciptakan suasana yang kondusif, khususnya di Kelurahan Kota Bambu Utara,” ungkapnya.Ia juga menyoroti fenomena tawuran yang masih terjadi di tengah masyarakat. Menurutnya, tawuran sering kali dipicu oleh penyalahgunaan aktivitas seperti membangunkan sahur maupun sahur on the road, serta pengaruh negatif media sosial.“Tawuran saat ini bahkan dijadikan konten media sosial dan ajang jual beli senjata tajam. Hal inilah yang membuat fenomena tersebut sulit dihilangkan,” jelasnya.Untuk itu, Camat Palmerah menekankan perlunya langkah preventif dan represif yang seimbang, mulai dari pembinaan terhadap remaja yang terindikasi hingga penegakan hukum bagi pelaku yang terbukti. Ia juga meminta FKDM untuk aktif mengidentifikasi aktor intelektual di balik potensi konflik, termasuk melalui penelusuran aktivitas media sosial.Koordinator Wilayah FKDM tingkat kota turut mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan di wilayah Kota Bambu Utara. Ia menyampaikan bahwa FKDM telah melaksanakan tes narkoba bagi seluruh anggota FKDM se-Jakarta Barat dengan hasil negatif, serta rutin mengadakan bimbingan teknis guna meningkatkan kapasitas anggota. Selain itu, FKDM juga didorong berperan aktif dalam isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah melalui gerakan pilah sampah dari sumber.Ketua FKDM Kecamatan Palmerah, Dewi, mengajak seluruh anggota untuk menjaga kekompakan dan marwah organisasi, serta memperkuat koordinasi lintas wilayah agar pertukaran informasi dapat berjalan optimal.Sementara itu, Bhabinkamtibmas menekankan pentingnya deteksi dini dan kehadiran langsung di lapangan.“Laporan sekecil apa pun harus segera ditindaklanjuti. Kolaborasi harus nyata, tidak hanya formalitas,” pesannya. Ia juga mengajak masyarakat kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta memproduksi konten positif di media sosial.Melalui kegiatan ini, diharapkan FKDM semakin solid, profesional, dan responsif dalam menjalankan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat serta mewujudkan Jakarta yang aman dan kondusif.