Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi bersama jajaran dan unsur tiga pilar memastikan penanganan dan pelayanan pengungsi yang berada di area Kantor Kelurahan Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, berlangsung baik, Jumat (23/1) pagi.
Didampingi Lurah Kedoya Selatan, Aryan Syafari, sejak tadi malam Agus menyambangi pengungsi dan sempat berincang dengan warga terdampak genangan di lokasi. Ia menyebut, dari 16 RT yang ada di lingkungan RW 05, sebanyak 13 RT di antaranya terdampak genangan luapan Kali Pesanggrahan.
"Hari ini, kami telah kembali membuka posko bencana pengungsian di Kedoya Selatan. Sebelumnya di kantor kelurahan saja, sekarang juga ada di Masjid Tafrihul Mu'minin," ungkap Agus saat dikonfirmasi di lokasi pengungsian.
Ia mengungkapkan, sejak air Kali Pesanggrahan naik dan menyebabkan genangan di pemukiman warga, pihaknya telah berkoordinasi dengan semua unsur sektoral, termasuk yang utama Puskesmas Kecamatan untuk memantau kesehatan warga serta meminimalisir penyebaran penyakit.
"Tim kesehatan sudah hadir sejak semalam dan hari ini kembali bersiaga. Selain itu, kami juga telah berkoordinasi dengan BPBD dan Suku Dinas Sosial terkait penyediaan logistik berupa makanan, minuman, serta peralatan yang dibutuhkan para pengungsi," jelas Agus.
Lebih lanjut dikatakan, untuk antisipasi dan mencegah luapan Kali Pesanggahan agar tidak menggenangi permukiman warga, pihaknya sudah mengusulkan pemasangan dinding turap (sheetpile) di Kali Pesanggrahan.
"Mudah-mudahan tahun ini dapat segera terlaksana. Semoga hal tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat agar tidak ada lagi genangan di sini, dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan lingkungan," imbuhnya.
Agus menambahkan, tadi malam sudah disalurkan sebanyak 500 box nasi kotak, pemberian layanan medis, selimut dan lainnya untuk para pengungsi. Di Kantor Kelurahan Kedoya Selatan tercatat sekitar 52 jiwa warga yang mengungsi. (Aji)






