Sebanyak 10 orang petugas PPSU Kelurahan Jelambar, melakukan pemasangan tiang penyangga pada tembok di Jalan Empang Bahagia RT 12/05 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Hal itu lantaran tembok pagar setinggi sekitar 3 meter mengalami retak dan miring hingga rawan roboh.
Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra mengatakan, sebelum melakukan pemasangan tiang penyangga pihaknya menerima laporan dari Ketua RW setempat bahwa ada bagian tembok pagar di wilayahnya yang mengalami rusak parah. Tidak hanya mengalami retak, kondisi tembok pagar dari SD Negeri 03 Jelambar itu juga telah mengalami kemiringan.
"Saat saya cek lapangan, ternyata kondisinya cukup parah. Karena telah mengalami kemiringan, dikhawatirkan bisa jadi roboh," katanya saat dikonfirmasi.
Sebagai tindaklanjut, Pradista mengaku segera mengerahkan sebanyak 10 petugas untuk mendirikan tiang penyangga pada bagian luar dan dalam sebagai antisipasi tembok pagar roboh. Tidak hanya berbahaya bagi siswa, letaknya yang berdampingan dengan akses jalan lingkungan permukiman warga dikhawatirkan mengakibatkan bencana pada warga bila mengalami roboh.
Dijelaskan Pradista, sebelum ada tiang penyangga, pihak sekolah dan Satuan Pelaksana (Satpel) Pendidikan Kecamatan Grogol Petamburan telah memasang spanduk larangan beraktifitas di kawasan sekitar pagar tersebut.
"Diharapkan dengan pemasangan tiang penyangga dan adanya spanduk larangan bisa meminimalisir potensi bencana yang menimbulkan korban bila terjadi terjadi tembok roboh," pungkasnya.
Kemudian, Pradista mengatakan, telah berkoordinasi dengan jajaran sekolah dan Satpel Pendidikan Kecamatan Grogol Petamburan untuk menindaklanjuti kondisi tembok pagar tersebut. Hasilnya, pihak Kelurahan Jelambar telah berkirim surat secara resmi ke Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat agar segera melakukan perbaikan.
"Pemasangan penyangga ini hanya penanganan darurat agar tidak sampai ada korban. Yang dikhawatirkan anak-anak jadi korban tertimpa," tandasnya. (Kontri)






