Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta memberikan layanan psikososial berupa penyembuhan trauma (trauma healing) bagi 50 anak korban kebakaran rumah di Jalan Krendang Barat, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (29/5).
Ketua Sub Kelompok Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Dinsos DKI, Ira Ayu Puspita menjelaskan, trauma healing diberikan sesuai usia anak korban kebakaran.
"Kegiatannya seperti bernyanyi bersama, ada kuis-kuis yang ringan, menggambar. Intinya memang tidak bertujuan untuk mereka berpikir secara berat gitu ya. Dan itu dibagi sesuai dengan usia-usianya, ada untuk usia SD, ada untuk SMP," ujarnya di lokasi.
Diungkapkan Ayu, layanan psikososial itu dilakukan sejak pukul 14.30 WIB di Musala Al-Hikmah, tempat para penyintas mengungsi.
"Dan memang kegiatan ini kita tidak ada patokan di waktu ya. Lebih kondisional saja, melihat situasi dan kondisi dari tempat untuk kita memberikan layanan itu," jelas Ayu.
Sementara itu, pantauan di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB, puluhan anak berkumpul melingkari petugas pemberi layanan psikososial di lantai dua musala. Anak-anak penyintas itu bernyanyi, menggambar, hingga menjawab pertanyaan kuis seputar cita-cita yang diajukan pemberi layanan.
Sejumlah paket berisi hadiah pun tersimpan di samping berkumpulnya anak-anak itu. Hadiah-hadiah itu akan dibagikan kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan layanan psikososial.
Untuk diketahui, sebanyak 27 rumah hangus dalam kebakaran di Jalan Krendang Barat, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, pada Kamis (28/5) malam.
"Objek yang terdampak, 27 rumah tinggal," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi.
Kebakaran mengakibatkan 113 kepala keluarga (KK) dengan 250 harus mengungsi karena tempat tinggalnya terbakar. Warga terdampak mengungsi ke musala serta tenda-tenda bantuan pemerintah. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka pada peristiwa tersebut. (Aji)






