Sebanyak 281 usulan warga dari hasil musrenbang kelurahan dibahas dalam Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kembangan sebagai dasar penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Kamis (26/2).
Kegiatan yang berlangsung di aula kantor Kecamatan Kembangan, tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono serta dihadiri Kepala Subanpeko Agus Sunyoto, Camat Kembangan, Joko Suparno, para lurah se-kecamatan Kembangan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, Dewan Kota, TNI-Polri, LMK, FKDM serta pengurus RW.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono mengatakan pihaknya mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang di wilayah Kecamatan Kembangan yang tahapannya diawali dari rembuk RW/Musrenbang tingkat kelurahan. Dari tahapan musrenbang tersebut, lanjut Yuli Hartono, menghasilkan usulan-usulan warga yang mendasar.
"Untuk pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan ini, saya rasa cukup bagus. Sudah terbangun sinergi yang baik antara masyarakat dengan Pemerintah Kota (Pemkot) maupun Pemerintah Daerah (Pemda). Hal ini menghasilkan usulan-usulan yang memang mendasar terkait kekurangan sarana dan prasarana di lapangan," tuturnya.
Sebelumnya, Camat Kembangan, Joko Suparno menuturkan, berdasarkan hasil rekapitulasi usulan Musrenbang Kecamatan Kembangan Tahun 2026, berjumlah 281 usulan pembangunan.
Dari total jumlah tersebut, sebanyak 136 usulan di antaranya ditujukan bidang SDA, 61 usulan bidang Bina Marga, 21 usulan bidang Perhubungan, 14 usulan bidang Pemuda dan Olaharaga, 8 usulan bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta 3 usulan bidang Kebudayaan.
Dari keseluruhan jumlah itu, sebanyak 38 usulan di antaranya, 5 usulan ke SDA, 18 usulan ke Perhubungan, 12 usulan ke Bina Marga dan 3 usulan ke Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) tidak diakomodir. Hal itu lantaran tidak sesuai usulan dan kesalahan input.
"Secara keseluruhan dari total usulan itu, sekitar 86.55 persen diantaranya akan diakomodir di tahun 2027," tandasnya. (why)






