Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kota/kabupaten Tahun 2026 secara virtual dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027, Kamis (2/4).
Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, diisi dengan paparan hasil musrenbang kota/kabupaten yang disampaikan para wali kota dan bupati.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto mengatakan pada Musrenbang pihaknya penetapan tujuh prioritas pembangunan yang akan menjadi fokus utama pada tahun 2027 mendatang.
Kebijakan ini merupakan respon strategis terhadap rangkaian tantangan global, nasional, dan regional yang diperkirakan akan dihadapi dalam periode 2025-2029.
"Ada tujuh isu strategis pembangunan Jakarta Tahun 2027, antara lain, kualitas modal manusia, perekonomian produktif dan kompetitif, kelayakan penghidupan masyarakat, pemerintahan yang dinamis dan responsif, kelayakan infrastruktur kota, ekosistem kota yang berketahanan, serta konektivitas kawasan dalam mendukung aktivitas masyarakat," ujarnya.
Untuk menjawab isu strategis pembangunan, lanjut Uus, dirumuskan 7 prioritas pembangunan tahun 2027. Penyusunan rencana kerja tahun 2027 harus memperhatikan prioritas pembangunan daerah karena sudah mempertimbangkan aspirasi masyarakat.
"Tujuh prioritas pembangunan itu mencangkup peningkatan kualitas modal manusia unggul, penguatan ekonomi Jakarta yang kompetitif dan inovatif, penciptaan penghidupan masyarakat yang layak dan mandiri, penguatan tata kelola pemerintahan yang inovatif, peningkatan infrastruktur dan fasilitas kota yang andal, penciptaan ekosistem kota yang berkelanjutan dan berketahanan, peningkatan mobilitas dan aktivitas berbasis transit, serta tantangan dan sinergi pembangunan DKI Jakarta," urainya.
Kendati demikian, Pihaknya meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan UKPD memastikan seluruh usulan belanja daerah selaras dengan kebijakan pusat, visi daerah, isu strategis, dan prioritas pembangunan tahun 2027 serta berorientasi pada dampak yang nyata, terukur dan beradilan untuk masyarakat.
Sementara itu, pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Administrasi Jakarta Barat Tahun 2026 dipimpin Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutrmainnah, yang berlangsung di Ruang MH Thamrin, Gedung B, Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutrmainnah mengungkapkan dari seluruh usulan Pemkot Jakbar terdapat 6 prioritas pembangunan yakni penanggulangan banjir, pengelolaan sampah, ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan stunting dan penguatan bidang kepemudaan.
"Musrenbang tingkat kota menghasilkan sebanyak 1.563 usulan ke dalam RKPD Tahun 2027 serta 79 usulan diakomodir pada tahun 2026. Kemudian sebanyak 342 usulan masuk dalam bank data dan 648 usulan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis," ujarnya.
Musrenbang tingkat Kota Jakarta Barat 2026 dihadiri Wakil Ketua DPRD DKI, Rani Mauliani dan anggota Komisi E DPRD DKI, H. Abdul Azis, para pimpinan Forkopimko, para pejabat di lingkungan Pemkot Jakarta Barat, Kepala BPN Kota Jakarta Barat, Shinta Purwitasari, Dewan Kota, FKDM, dan lainnya. (Why)






