Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan pihaknya telah menangani tanah longsor yang terjadi di Jalan Jafar RT 006 RW 01 Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, tepatnya di sisi Kali Angke Hulu.
"Tadi saya tanya, sekitar 20 meter persegi (longsor) sudah ditangani," ujarnya didampingi Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (5/1).
Sebelumnya, Wagub DKI Jakarta Rano Karno, mendapatkan penjelasan dari Kepala Sudis SDA Jakarta Barat, Purwanti Suryandari, terkait penanganan tanah longsor di Kembangan Selatan.
Kepala Suku Dinas SDA Jakarta, Purwanti Suryandari mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penanggulangan sementara tanah longsor dengan menggunakan bronjong kawat.
Ia juga menjelaskan bahwa kali Angke Hulu yang melintasi wilayah Kembangan, Jakarta Barat, masih menjadi kewenangan dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dibawah Kementerian PUPR.
Selain itu, Purwanti Suryandari menjawab pertanyaan Wagub DKI terkait pengerukan kali.
"Pengerukan kali sudah dilakukan pada 13 sungai yang melintasi wilayah Jakarta Barat, termasuk Kali Angke Hulu," jawabnya.
Di informasikan sebelumnya, peristiwa tanah longsor terjadi di Jalan H. Jafar RT 06 RW 01, Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (2/1) malam.
Kapusdatin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan mengatakan peristiwa ini terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan.
“Laporan awal kejadian itu diterima pada pukul 19.07 WIB. Tim BPBD langsung bergerak melakukan asesmen di lokasi kejadian,” ujar Yohan. Ia menduga tanah longsor disebabkan erosi tanah pada bibir anak kali Angke Hulu. (why)






