Suku Dinas Sosial Jakarta Barat menjaring sebanyak 1.621 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) sepanjang tahun 2025.
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Fajar Laksono, mengungkapkan jumlah tersebut hasil rekapitulasi pelayanan, perlindungan dan pengendalian PMKS dari Januari hingga Desember 2025.
βSelama 2025 total PPKS yang kami jangkau sebanyak 1.621 orang dari delapan wilayah kecamatan se Jakarta Barat,β sebut Fajar saat dihubungi, Kamis (8/1).
Lebih lanjut ia merinci, dari 1.621 PMKS hasil penjangkauan yang paling banyak gelandangan yakni 629 orang. Selanjutnya Psikotik/ODMK 459 orang, pengamen 99, pengemis 74, pak ogah 56, pemulung 26, anak jalanan 19, asongan 11, dan PMKS lainnya 227 orang.
Adapun hasil penjangkauan per bulan selama tahun 2025, Januari sebanyak 107 orang, Februari 121, Maret 145, April 113, Mei 167, Juni 155, Juli 182, Agustus 188, September 112, Oktober 118, November 116 orang, dan Desember 97.
Fajar menambahkan, penjangkauan dilakukan di titik-titik rawan PPKS di delapan wilayah kecamatan se Jakarta Barat, seperti lampu merah atau perempatan jalan dan lainnya. PMKS hasil penjangkauan langsung dibawa ke Panti Sosial Kedoya untuk pembinaan. (Aji)






