Petugas gabungan dari Sudis Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat melakukan penanganan jalan ambles di Jalan Assirot RT 002 RW 03 Kelurahan Sukabumi Selatan (Sukasela), Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi, mengatakan bahwa Sudis Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga (BM) telah melakukan penanganan jalan yang ambles di Jalan Assirot RT 002 RW 03 Kelurahan Sukabumi Selatan.
Meski begitu, penanganan jalan amblas tersebut terbentur masalah utilitas kabel listrik tegangan tinggi. Sehingga petugas menunda sementara penanganan perbaikan jalan tersebut.
"Kita telah berkoordinasi dengan PLN selaku pemilik utilitas. Jadi kabel itu harus diamankan dahulu agar tidak membahayakan sebelum mulai pengerjaan perbaikan," tuturnya, saat dikonfirmasi, Selasa (7/7).
Agus melanjutkan, selama PLN melakukan observasi serta penanganan lebih lanjut, area di sekitar jalan amblas dipasang garis kuning.
"Serta akan dilakukan pengaturan lalu lintas atau rekayasa lalin. Sementara ini, kendaraan berat tidak diperkenankan untuk melintas," jelasnya.
Setelah menjalani proses tersebut, sambung Agus, jajaran Sudis SDA Jakarta Barat akan melakukan teknis perbaikan saluran air. Dugaan sementara, jalan ambles dipicu dari bagian penutup saluran yang mengalami kerusakan serta ada bekas galian utilitas yang tidak padat.
Agus mengaku, belum bisa memprediksi lama waktu pengerjaan yang dibutuhkan. Namun proses ini diharapkan segera rampung agar aktivitas masyarakat di kawasan tersebut bisa pulih kembali.
"Pastinya Kami akan berusaha segera menuntaskan perbaikan. Termasuk mengamankan area agar tidak sampai memicu bencana," tegasnya.
Sementara Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat, Taufik Hendayana memastikan akan memperbaiki jalan yang amblas. Namun, karena ada jaringan utilitas tegangan tinggi, pihak Sudis SDA Jakbar tidak bisa cepat melakukan perbaikan saluran.
"Kemungkinan SDA Jakbar nanti akan pasang boks culvert agar lebih kuat dan cepat perbaikannya. Baru setelah itu finishingnya kami akan kerjakan layer jalan," tambahnya. (why)





